NGANJUK | SIGAP88 – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, membenarkan bahwa kasus tindak pidana pencurian sepeda motor Honda Beat Street tahun 2017 warna hitam Nopol W 6844 NCU yang terjadi di Dusun Kedungrejo, Desa Bandung, Kecamatan Prambon, telah berhasil diungkap berikut barang bukti dan penadahnya, Jumat (20/2/2026).

Pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari perkara yang sebelumnya ditangani Polsek Berbek.

Dari hasil pendalaman dan koordinasi lintas wilayah, petugas memperoleh informasi terkait keberadaan sepeda motor milik korban Arik Prayoga (26), warga Desa Bandung, Kecamatan Prambon, yang mengalami kerugian sekitar Rp11 juta.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa jajaran telah berhasil mengungkap perkara tersebut secara tuntas.

Baca Juga  Lapas Pamekasan Tegaskan Komitmen Bersih Halinar Lewat Apel dan Ikrar Pemasyarakatan

“Benar, kasus pencurian sepeda motor di wilayah Prambon telah berhasil kami ungkap. Tidak hanya pelaku utama, tetapi juga penadah serta barang bukti berhasil diamankan. Ini merupakan hasil pengembangan dan kerja keras anggota di lapangan,” tegasnya.

Peristiwa pencurian terjadi saat korban memarkir sepeda motor di pinggir jalan sebelah utara bengkel tempatnya bekerja sejak pukul 07.00 WIB tanpa mengunci stang ganda.

Sekitar pukul 16.00 WIB, kendaraan tersebut diketahui telah hilang. Upaya pencarian di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil, sementara CCTV di sekitar TKP dalam kondisi tidak aktif.

Kapolsek Prambon jajaran Polres Nganjuk, Kompol Santoso, mengatakan bahwa pengungkapan bermula dari informasi dua pelaku yang lebih dahulu diamankan Polsek Berbek, yakni IE (27), warga Balongpacul, dan MY (24), warga Tanjunganom.

Baca Juga  Diduga Perkosa Anak Dibawah Umur, Oknum Guru Ngaji Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan

“Dari hasil pengembangan tersebut, kami melakukan penyelidikan lanjutan dan berhasil mengamankan terduga penadah berinisial AS (35), warga asal Lampung Tengah yang berdomisili di wilayah Blitar. Sepeda motor korban kami temukan dalam kondisi telah diganti plat nomor untuk mengelabui petugas,” katanya.

Dari tangan AS (35), petugas mengamankan satu unit Honda Beat Street tahun 2017 warna hitam dengan nomor polisi asli W 6844 NCU yang telah diganti menjadi AG 3386 VBV, satu unit Honda Vario, satu unit ponsel, serta uang hasil penjualan sebesar Rp3,9 juta.

Korban Arik Prayoga turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas keberhasilan pengungkapan tersebut.

Baca Juga  Curi Motor di Pademawu, Warga Kota Malang Dibekuk Satreskrim Polres Pamekasan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang sudah bekerja keras hingga motor saya berhasil ditemukan. Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu,” ungkap korban.

Kapolres Nganjuk kembali mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda dan memarkir kendaraan di tempat yang aman guna mencegah tindak kejahatan. (*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE