
SUMENEP | SIGAP88 – Puncak rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang diselenggarakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget mnggelar upacara benderadi halaman Kantor Bupati Sumenep Rabu(17/9)
Dalam upacara Harhubnas 2025, dihadiri insan maritim dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Kepala KSOP Kalianget, Azwar Anas, menyampaikan pentingnya sinergi antar instansi agar solid
“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di Kabupaten Sumenep, kami selalu proaktif bersinergi dengan lintas sektoral. Kolaborasi yang solid ini tercermin dalam terselenggaranya upacara ini,” ujar Azwar.
Azwar juga memberikan apresiasi khusus kepada tim Social Media Response Team (SMRT) atas kerja keras mereka.
“Tanpa penyampaian yang bagus, sebaik apa pun sebuah acara akan terasa kurang bermakna,” imbuhnya
“Pelayaran sebagai urat nadi penggerak ekonomi tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan semua pihak,” ungkap Azwar Anas.
Ia mengapresiasi dukungan Pemda Sumenep dan berkomitmen menjaga komunikasi konstruktif.
“Kami dan Pemkab Sumenep memiliki kesepahaman bahwa sektor pelayaran yang berkeselamatan memiliki andil besar dalam kemajuan ekonomi. Kami bahu-membahu agar transportasi laut terus bernilai positif dari sisi keselamatan, kenyamanan, dan keamanan,” tuturnya
Momentum Harhubnas ini pihaknya memandang sebagai waktu yang tepat untuk mewujudkan bakti transportasi untuk negeri
Dalam upacara itu, Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, bertindak sebagai inspektur upacara.
Imam Hasyim membacakan sambutan Menteri Perhubungan yang memaparkan pencapaian Kabupaten Sumenep di bidang transportasi.
Di sektor darat, Terminal Arya Wiraraja yang dibangun Kementerian Perhubungan telah diresmikan pada 2025, meningkatkan kenyamanan layanan bus antar kota dan antar provinsi.
Ketersediaan empat operator ojek online juga semakin memudahkan mobilitas masyarakat.
Kendati demikian, Pemkab Sumenep terus menekankan pentingnya peningkatan keselamatan untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas
Di sektor laut, sarana transportasi sudah memadai.
Sumenep kini terhubung dengan Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur.
Dalam empat tahun terakhir, Pemkab Sumenep telah menghibahkan 83 alat deteksi keamanan berbasis aplikasi SiKapal kepada kapal motor penumpang, sebuah inisiatif yang akan terus diupayakan penambahannya.
Sementara itu, transportasi udara di Bandara Trunojoyo masih melayani penerbangan perintis rute Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Bawean.
Pemkab Sumenep terus berupaya mengaktifkan kembali penerbangan komersial ke Surabaya dan Jakarta, serta membuka rute perintis Sumenep-Masalembu.
Untuk diketahui, sebagai puncak acara, KSOP Kelas IV Kalianget membagikan 30 jaket pelampung (life jacket) dan 30 e-pas kecil.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada enam perwakilan nelayan oleh Wakil Bupati Sumenep, Kepala Disperkimhub, Kepala UPBU Trunojoyo, dan Kepala KSOP Kalianget
Pemberian life jacket dan e-pas kecil adalah wujud agar transportasi laut, khususnya di Sumenep, terus menjadi lebih baik dan diharapkan masyarakat memiliki budaya pelayaran yang berkeselamatan(*)












