SUMENEP | SIGAP88 – Kecamatan Nonggunong, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) program usulan tahun anggaran 2026.

Musrenbangcam yang terlaksana secara luring(offline) maupun daring (online) di pendopo Kecamatan Nonggunong

Hadir secara luring di ruang rapat Kecamatan, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nonggunong, para kepala desa se kecamatan Nonggunong para tokoh masyarakat, tokoh Agama, dan tokoh pemuda

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, DKPP, Disperkimhub, DPUTR hadir melalui platform daring, Senin (24/02).

Camat Nonggunong, Roby Firmansyah menyampaikan, tujuan digelarnya Musrenbangcam untuk menampung aspirasi masyarakat dan menyepakati prioritas pembangunan.

“Musrenbangcam ini untuk menyerap aspirasi segala usulan tingkat desa yang merupakan prioritas yang nantinya akan dilanjutkan ke tingkat pembahasan di Musrenbangkab,” ungkap Roby

Baca Juga  Yankes Bergerak Jatim Tangani 38 Pasien Operasi Mata di Pulau Raas

Menurutnya, pengusulan prioritas untuk tahun 2026 terkait dengan anggaran yang tidak bisa tercover oleh Dana Desa (DD).

“Program usulan prioritas tahun 2026 yang dapat tercover oleh tingkat Kabupaten, Provinsi, dan pusat,” jelasnya.

Kapolsek Nonggunong, Iptu Komar menegaskan, setiap desa harus tertib administrasi sehingga di setiap pekerjaan setiap tahunnya ada file atau berkas di kecamatan.

“Untuk menghindari permasalahan di kemudian hari, setiap desa harus mempunyai file pelaporan pekerjaan di kecamatan, itu bertujuan untuk di jadikan dokumen apabila ada audit dan pemeriksaan dikemudian hari,” ujarnya.

Sementara itu, ketua tim Musrenbang Kabupaten perwakilan dari Bappeda, Herlin mengatakan, kegiatan musrenbangcam merupakan suatu kegiatan yang diharuskan untuk menentukan prioritas pembangunan di setiap desa yang sekaligus menyepakati kegiatan lintas desa.

Baca Juga  Dirut RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Implementasikan Hari Kartini Melalui Komitmen Kerja Nyata

Herlin menjelaskan, guna mewujudkan perencanaan yang memiliki akuntabilitas peran DPRD yang merupakan mitra pemerintah dapat mendukung realisasi usulan.

Herlin Menambahkan, Rancangan pembangunan tahun 2026 di Kabupaten Sumenep memantapkan stabilitas kemandirian dan daya saing SDM, dan ekonomi daerah, serta menguatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada 6 prioritas pembangunan, stabilisasi kemandirian masyarakat, memantapkan kesiapan kompetensi tenaga kerja, pemantapan SDM unggul melalui pemutakhiran kepulauan yang berkualitas, stabilitas pembagunan infrastruktur baik darat maupun kepulauan, pemantapan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dan meningkatkan tata kelola yang profesional, akuntabel dan berintegritas,” terangnya.

Dengan demikian usulan perencanaan pembangunan tahun 2026 dapat terakomodir dengan baik.

Sesuai dengan hasil input desa terhadap SIPD di kecamatan Nonggunong ada 8 usulan yang sudah masuk kedalam SIPD.

Baca Juga  Wakil Bupati Sumenep Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Berkelanjutan

“Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyediakan pagu indikatif sebesar Rp 1 milyar setiap kecamatan dengan memperhatikan tingkat urgensi usulan dengan mendukung prioritas pembangunan daerah, penghubung prioritas utama wilayah, penghubung antar desa berupa jalan dan jembatan,” pungkasnya.

Dalam Musrenbangcam ini, Camat Nonggunong kembali mengusulkan prioritas jalan primer dan tangkis laut, walaupun setiap tahunnya jadi agenda pengusulan.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE