PAMEKASAN | SIGAP88 – Dalam upaya membentuk generasi yang berjiwa NKRI, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Galis memberikan pembekalan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa-siswi baru.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan pemberi materi Peltu Mohammad Herman, anggota Koramil 0826-04 Galis.

Pembekalan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan semangat kebangsaan kepada para siswa sejak dini.

Peltu Mohammad Herman menyampaikan materi dengan penuh semangat, menjelaskan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Baca Juga  Perkuat Layanan JKN, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jalin Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 17 Juli 2024, tersebut dihadiri oleh seluruh siswa baru SMP Negeri 1 Galis

Mereka tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Selain pemberian materi, siswa juga diajak untuk berdiskusi dan bertanya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan.

Peltu Mohammad Herman, berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menghargai perjuangan para pahlawan.

Baca Juga  YBM PLN Salurkan 30 Mushaf Tahfidz ke Ponpes Al Ihsan Sumenep

“Ini adalah langkah awal yang penting dalam membentuk karakter siswa yang berjiwa nasionalis dan cinta tanah air. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk generasi yang akan datang,” ujar Peltu Mohammad Herman.

Melalui kegiatan MPLS yang diisi dengan materi wawasan kebangsaan, SMP Negeri 1 Galis berkomitmen untuk mendidik siswa menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang kuat.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE