NGANJUK | SIGAP88 – Satreskrim Polres Nganjuk bersama instansi terkait melakukan pengecekan dan monitoring ketersediaan serta harga bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah titik di Kabupaten Nganjuk, Jumat (28/2/2025).

Kegiatan ini melibatkan Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, serta jajaran terkait untuk memastikan stok aman dan harga tetap stabil menjelang Ramadan 2025.

Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman.

Baca Juga  Tim Yankes Bergerak Jatim Berhasil Tangani Persalinan Warga Kecamatan Raas Diatas Kapal Dharma Kartika

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok bahan pokok mencukupi, dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan. Kami bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan agar tidak ada praktik spekulasi yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Julkifli Sinaga menyampaikan, pengecekan dilakukan di beberapa lokasi strategis, seperti Pasar Wage Nganjuk, Prima Swalayan, CV. Sami Mulyo, serta Pasar Sayur Sukomoro.

Baca Juga  Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Patroli Jalur Prigen

“Kami memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga sesuai dengan HET. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, kami akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Dari hasil monitoring, harga bahan pokok di pasar tradisional dan distributor masih dalam batas wajar. Beberapa komoditas seperti beras medium bahkan dijual lebih murah dari HET, sementara kenaikan harga terjadi pada bawang putih dan daging sapi.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Dampingi Petani Jagung Bersihkan Gulma di Dusun Du’alas

Tim gabungan akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga menjelang bulan suci Ramadan. (*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE