Sumenep | SIGAP88 – Sebanyak 747 personil Polres Sumenep, Polda Jatim mengikuti ujian beladiri semester II tahun 2023 yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) A. Yani Sumenep, Madura. Jum’at (13/10).

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko melalui Kabag SDM Kompol Jaiman menjelaskan bahwa ujian beladiri Polri digelar selama 6 hari terhitung mulai tanggal 11 s/d 18 Oktober 2023.

“Ujian beladiri Polri ini termasuk 13 komponen penilaian Kinerja Personel Polri yang dikelola oleh Bag SDM Polres Sumenep” kata Jaiman

Baca Juga  Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Minta Pemda Fasilitas Bank Darah di RSUD Abuya Kangean

Mantan Kasat Narkoba Polres Sumenep ini mengimbau kepada semua personil mengikuti ujian beladiri dengan sungguh sungguh.

“Diharapkan ujian bela diri ini di laksanakan dengan sungguh – sungguh dan penuh semangat,” jelasnya.

Peserta ujian beladiri Polri di Polres Sumenep diikuti mulai pangkat Bripda sampai dengan AKP. Sebanyak 747 personil untuk dilakukan penilaian secara berkala dengan menggunakan kategori B (Baik = 61-80 ), C (Cukup = 51-60 ), K1 dan K2 lalu dilaporkan ke Polda Jatim

“Point penting lainnya , ujian beladiri dilakukan juga untuk optimalisasi pemeliharaan peningkatan kemampuan beladiri personel Polres Sumenep,” tuturnya.

Baca Juga  Jelang Kemarau, BPBD Sumenep Siap Siaga Bantu Masyarakat Suplai Air Bersih

Sebelum mengikuti ujian beladiri Polri, para personel dilakukan cek kesehatan terlebih dahulu.

“Jika dari hasil pengecekan kesehatan dinyatakan lolos dan bisa mengikuti ujian , peserta akan mengikuti pemanasan yang dipimpin oleh instruktur,” terangnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menambahkan, anggota Polri harus mampu dan menguasai beladiri karena tuntutan tugas di lapangan, sehingga meski bersifat periodik tetap wajib diikuti oleh seluruh personel

Beladiri Polri adalah kemampuan anggota Polri dalam mempertahankan diri dari serangan pihak lain.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-10 Waru Bantu Warga Dusun Rampak Laok Jemur Gabah

“Beladiri ini menggunakan teknik-teknik menghindar, menangkis dan bila perlu menyerang. Baik dengan tangan kosong maupun dengan alat untuk melumpuhkan lawan dengan tujuan harkamtibmas,” ucap Widi.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE