Surabaya | SIGAP88 – Polda Jatim mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Mapolda Jatim, Kota Surabaya, pada Jumat malam (29/9)

Selain bersholawat, peringatan hari lahir Nabi Muhammad ini juga diisi tausiah agama oleh Gus Iqdam, pendakwah viral dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam II Blitar.

Acara yang dihadiri ribuan anggota Kepolisian Daerah (Polda) Jatim ini dihadiri Kapolda Irjen Pol Dr Toni Harmanto, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Yesika Toni, serta para pejabat utama (PJU) Polda Jatim dan ribuan anggota jajaran Polda Jatim.

Dalam kegiatan ini hadir para Ulama Jawa Timur. Diantaranya, Habib Taufiq Assegaf, Habib Sholeh Muhammad Al Jufri

Baca Juga  Polda Jatim Ringkus Komplotan Curat Rumah Kosong Lintas Provinsi Beraksi di 13 TKP

”Kegiatan ini momentum untuk mendengarkan nasihat-nasihat keagamaan dari ulama khususnya nilai nilai suri tauladan kanjeng Nabi Muhammad SAW serta bentuk sinergisitas Polda Jatim dengan ulama,” kata Ketua Panitia AKBP Nanang Haryono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/9)

Gus Iqdam Dan Kapolda
Gus Iqdam Bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto
Sementara itu Gus Iqdam ulama yang viral dengan slogan ‘Dekengan Pusat’ ini mengaku kaget bertemu dengan sosok Irjen Pol Toni Harmanto Kapolda Jatim secara langsung saat diundang berceramah acara Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal 1445 H, di Lapangan Mapolda Jatim.

Dalam ceramahnya ia menyebut, bahwa mengira pimpinan tertinggi kepolisian wilayah Jatim, sosok Jenderal Polisi berbintang dua ini, berperangai ‘sangar’.

Baca Juga  Geger Pria Tewas Bersimbah Darah di Wonokusumo Jaya Surabaya, Diduga Korban Pembunuhan

“Ternyata, sosok Irjen Pol Toni Harmanto merupakan sosok yang ramah, murah senyum, tegas dan juga penuh inovasi,” sebut dia dalam ceramahnya.

Gus Iqdam juga menyebutkan Toni Harmanto sebagai pemimpin yang inovatif, karena selama menjabat hampir setahun, memiliki program kerja yang berorientasi pula pada pembinaan kerohanian para anggotanya.

Polda Jatim hampir setiap hari menggelar acara pembacaan Al-quran. Dan khataman Al-Quran pada setiap pekannya.

Tujuannya, untuk memastikan anggota kepolisian tak kehilangan kesadaran akan keimanan pada Tuhan, disamping tugas berat menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca Juga  Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Komitmen Pertahankan Posisi Jatim Barometer Pendidikan Nasional

”Ternyata di Polda Jatim ada program polisi santri, seperti baca quran setiap hari, dan khatamannya seminggu sekali dengan tujuan agar anggota anggota tidak kehilangan iman,” terangnya.

Gus Iqdam berharap, berbagai kebaikan seperti limpahan rahmat dan rezeki yang wujudnya bisa dalam berbagai bentuk, dapat diperoleh oleh para anggota kepolisian.(*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE