Pamekasan | SIGAP88 – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura Bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Barokah melakukan kegiatan penanaman 15.000 bibit mangrove di petak 64 wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamekasan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura. Kamis (15/05).

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Perhutani KPH Madura dan jajaran, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep di Pamekasan, Forkopimcam Pademawu, Pemdes Majungan, Ketua LMDH Sumber Barokah beserta Anggota dan Aliansi Rakyat Cinta Indonesia (ARCI) Pamekasan, Mahasiswa Poltera Madura.

Kepala Perhutani KPH Madura Akhmad Faizal menyampaikan, bahwa ini merupakan wujud nyata kepedulian Perhutani terhadap lingkungan serta bentuk Sinergi antara Perhutani dengan Forkopimcam dan stakeholder lainnya dalam menjaga ekosistem pohon mangrove agar tetap terjaga yang sangat berdampak positif untuk alam, lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga  Puskesmas Sapeken Implementasikan Program Sempol Sehat Dinkes P2KB Sumenep

“Kegiatan ini selaras dengan Visi Perhutani sebagai perusahaan pengelola hutan berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat” ujarnya

Sedangkan misinya, untuk mewujudkan kelestarian, diantaranya ada tiga aspek 3P (Profit, People, Planet).

“Dengan begitu, keberlangsungan lingkungan dan alam dapat terawat dan terjaga dengan baik” kata Akhmad Faizal

1747310644176Akhmad Faizal menambahkan bahwa, metode ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme antara ikan dan tanaman mangrove

“Sehingga tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar” jelasnya

Selain itu kegiatan ini sangat berdampak baik untuk mengurangi emisi karbon dan menjadi sumber kehidupan makhluk hidup, menyimpan air dan pohon dapat menjaga suhu udara.

Baca Juga  May Day 2026 di Jombang, Ribuan Buruh Senam Kebugaran bareng Pemerintah Berhadiah Umrah

“Kesadaran akan pentingnya kelestarian alam perlu ditanamkan pada diri masing-masing individu sedini mungkin dan secara berkesinambungan,” paparnya

Sementara itu, Ketua LMDH Sumber Barokah Rahem, mengatakan, sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian lingkungan, banyak cara yang bisa dilakukan seperti halnya penanaman mangrove.

“Tanaman mangrove mempunyai fungsi utama sebagai pencegah abrasi dan erosi di samping menjadi tempat berkembangnya biota laut” ungkap Rahem

“Alhamdulillah saat ini sudah banyak elemen masyarakat yang turut serta dalam kegiatan penanaman mangrove ini. Semoga apa yang telah dilakukan hari ini dapat menjadi manfaat besar ke-depannya guna menjaga kelestarian alam” katanya.

Terpisah, Faisal ketua Aliansi Rakyat Cinta Indonesia (ARCI) menjelaskan bahwa ARCI bergerak dalam bidang lingkungan.

“Dimana tugas kita adalah merawat, menanam, menjaga dan melindungi lingkungan hidup untuk kebutuhan hajat orang banyak” katanya

Baca Juga  Lapas Kelas III Arjasa Tingkatkan Layanan Sepenuh Hati

Hutan bakau, imbuh Faisal, merupakan ekosistem yang menjadi kebutuhan lingkungan masyarakat, agar masyarakat pesisir atau luar pesisir mendapatkan manfaat dari hutan mangrove tersebut.

“Kegiatan ini diharapkan memberikan semangat kepada semua pihak, para penegak hukum, Pemerintah Daerah, Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Pusat agar bersama-sama menjaga hutan lindung kita, bersama sama menjaga lingkungan hidup agar tetap baik dan sehat”, pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE