
PAMEKASAN | SIGAP88 – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan dan dilantik di Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Kamis (8/1/)
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyoroti capaian prestasi olahraga Pamekasan yang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Secara peringkat, KONI Pamekasan turun dari posisi 24 ke 25, sementara jumlah trofi juga menurun dari 14 menjadi 13.
Menurut Nabil, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pengurus KONI yang baru.
Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan, melainkan membutuhkan konsistensi, keikhlasan, serta kerja sama lintas pihak.
“Prestasi itu dihitung ketika ada hasilnya. Dalam konteks olahraga, kita harus membangun semangat kebersamaan dan konsistensi,” ujar Nabil.
Ia menekankan pentingnya peran daerah dalam mendongkrak prestasi olahraga Jawa Timur secara keseluruhan.
Menurutnya, jika Pamekasan mampu berprestasi, dampaknya tidak hanya dirasakan di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional.
“Kalau Pamekasan berprestasi, Jawa Timur juga akan mendapat keuntungan prestasi. Bahkan bisa membawa nama baik Indonesia,” katanya.
Nabil juga meminta pengurus KONI Pamekasan agar memperhatikan atlet-atlet berprestasi di level nasional, termasuk yang saat ini membela daerah lain.
“Ada beberapa atlet yang levelnya nasional. Tolong dikembalikan dan ditarik ke Pamekasan lagi, karena itu akan membawa nama baik daerah dan Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan berharap kepengurusan KONI yang baru mampu meningkatkan kinerja serta prestasi olahraga daerah secara signifikan.
Ia menyinggung kejayaan olahraga Pamekasan di masa lalu yang dinilai mulai meredup dan perlu dibangkitkan kembali melalui pembinaan cabang olahraga yang berkelanjutan dan terarah.
“Apa yang dahulu pernah dirintis, tetapi sekarang mulai meredup, supaya diupayakan kembali. Bersama pengurus KONI kita bisa memperbaiki dan memajukan olahraga di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Bupati juga mencontohkan sepak bola Pamekasan yang pernah menembus level tertinggi nasional, namun kini harus kembali berjuang dari kasta bawah.
“Bagaimana ke depan supaya peringkat teratas bisa kita raih kembali, baik untuk Persepam maupun cabang olahraga yang lain,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban pengurus KONI Pamekasan periode 2025–2029 tidaklah ringan, sehingga dibutuhkan sinergi kuat antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, dan mitra swasta.
“Kolaborasi dengan berbagai stakeholder sangat penting. Insya Allah, jika dilakukan dengan baik, Pamekasan dapat mengantarkan cabang olahraga ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan Ketua KONI Jawa Timur terkait rencana pemberian beasiswa bagi atlet berprestasi peraih medali emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia menyebut iklim olahraga prestasi di Pamekasan mulai menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan maraknya event olahraga dan industri kreatif yang digelar setelah pelantikan pengurus KONI.
“Kita patut bangga, karena iklim olahraga prestasi di Kabupaten Pamekasan tumbuh dengan subur,” ujarnya.
Bahkan, Ketua KONI Jawa Timur menilai salah satu venue olahraga di Pamekasan sebagai yang terbaik di Jawa Timur.
Kedepan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berencana meminta masukan dari KONI Jatim untuk terus meningkatkan fasilitas olahraga di daerah tersebut.














