Pemkot Surabaya Berencana Rekrut 2.789 CPNS dan PPPK Baru Tahun 2024
Pemkot Surabaya Berencana Rekrut 2.789 CPNS dan PPPK Baru Tahun 2024

Surabaya | SIGAP88 – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Surabaya tengah fokus melakukan proses entry data untuk formasi rekrutmen PNS tahun 2024

Agenda rekrutmen tersebut guna mengisi kebutuhan pegawai di lingkup Pemerintah Kota(Pemkot) Surabaya.

Kepala BKPSDM Surabaya Ira Tursilowati menyampaikan, setiap tahunnya jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun mencapai angka 600 orang.

Angka ini merupakan total keseluruhan PNS yang berada di bawah naungan Pemkot Surabaya.

“Setiap tahun rata-rata itu kurang lebih ada sekitar 600-an pegawai yang pensiun,” kata Ira di Surabaya, Jumat (3/5).

Baca Juga  Telkom Percepat Transformasi Bisnis dan Optimalisasi Aset

Ira menjelaskan, Pemkot Surabaya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) sebanyak 2.789 formasi.

“Alhamdulillah usulan itu disetujui semuanya, jadi usulan kami 2.789 formasi dan disetujui 2.789 formasi. Jadi, tahun ini kami akan membuka sebanyak 2.789 formasi,” kata Ira

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.109 merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sedangkan 680 formasi merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Usulan tersebut berasal dari berbagai dinas di Surabaya, sudah kami himpun semuanya sehingga ketemulah angka itu,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa formasi CPNS akan dialokasikan untuk tenaga teknis dan tenaga kesehatan (nakes). Sedangkan sebagian dari PPPK merupakan tenaga pengajar (guru).

Baca Juga  DPRD Kabupaten Pasuruan Sahkan 3 Raperda Strategis

Ira mengungkapkan, jumlah kebutuhan nakes berdasarkan rekrutmen ASN tahun ini di antaranya untuk kebutuhan RSUD Surabaya Timur yang rencananya akan beroperasi tahun ini.

Fasilitas Kesehatan (faskes) tersebut akan menambah pelayanan kesehatan di Kota Pahlawan.

“Kalau usulan tahun 2023 memang belum ada yang untuk RS Surabaya Timur. Tapi di tahun ini, mulai ada rekrutmen untuk RS Surabaya Timur,” katanya.

Sedangkan untuk kebutuhan tenaga pengajar akan memenuhi kekurangan tenaga pengajar yang ada di SD dan SLTP.

Baca Juga  Polda Jatim Bongkar Komplotan Penyalahgunaan Data Pribadi dan Penerbitan SIM Card Ilegal

Pasalnya, di SD dan SLTP itu banyak yang kekurangan guru kelas maupun guru mata pelajaran.

“Untuk rincian detailnya akan disampaikan nanti. Sekarang sudah kami usulkan kepada pemerintah pusat. Insyaallah perkiraan akhir bulan Mei pengumuman lengkapnya,” tandas Ira

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE