
SUMENEP | SIGAP88 – Badan Pendapatan Daerah/Bapenda Sumenep, Madura, Jawa Timur tetap berkomitmen penuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) walaupun diketahui sejak tahun 2024 sampai sekarang Pajak Bumi Bangunan (PBB) belum ada kenaikan.
Seperti yang di sampaikan oleh Kepala Bapenda Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya. Rabu (20/08) kemarin.
“Kami tetap komitmen meningkatkan PAD, walaupun sampai saat ini PBB tidak ada kenaikan,” kata Faurk Hanafi.
Faruk menjelaskan bahwa, untuk menaikkan tarif PBB, terlebih dahulu ada pengkajian, terutama melihat Nilai objek pajak (NJOP) bahkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Sumenep saat ini.
“Untuk menaikkan PBB, tentu diperlukan kajian yang komprehensif, serta penyesuaian dengan NJOP. Kita tidak bisa sembarangan menaikkan tanpa memperhatikan dampaknya kepada masyarakat,” jelasnya.
Ditegaskan oleh Faruk, muskipun PBB tidak naik, tapi kami akan meningkatkan PAD dari sektor yang lain. “Kami akan menggali potensi daerah sehingga, dapat meningkatkan PAD,” tegasnya.
“Kita akan memaksimalkan sektor lain untuk mendorong peningkatan PAD. Masih banyak potensi yang bisa kita eksplorasi, baik dari retribusi daerah, pajak daerah lainnya, maupun optimalisasi aset-aset milik pemerintah,” terangnya
Untuk itu, pihaknya melakukan studi banding dengan daerah lain yang dianggap sukses dalam mengelola pendapatan daerah.
Seperti daerah yang kami anggap sukses meningkatkan PAD nya adalah Kabupaten Gresik. “Melalui study banding ini diharapkan Kabupaten Sumenep nantinya mampu menggali berbagai sumber pendapatan melalui inovasi kebijakan dan efisiensi pengelolaan pajak,” harapnya.













