Sumenep | Sigap88 – Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, S.I.K. pimpin apel operasi (Ops) Zebra Semeru 2022 dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcar Lantas jelang Natal 2022 dan tahun baru 2023 pada masa Pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Apel Ops Zebra Semeru 2022 yang terselenggara di lapangan apel Sanika Satyawada Polres Sumenep Jl Urip Sumoharjo No 35 Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Selain Kapolres Sumenep, hadir pula, PJU Polres Sumenep, Para Polsek Jajaran, Wakil Bupati Sumenep Hj Dewi Khalifa, Dandim Sumenep, Kejari, dan beberapa OPD. Senin (02/0/10).
Kapolres Sumenep, AKBP Edo usai pimpin gelar apel Ops Zebra Semeru 2022 menyampaikan kepada awak media, Ops Zebra Semeru 2022 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung dari hari ini 03 Oktober sampai 16 Oktober tahun 2022.
Ops ini akan melibatkan personil dari Polri, TNI, Satpol PP Dishub, Senkom dan beberapa instansi. “Ops ini tidak bisa hanya dari Polri saja, akantetapi gabungan dari beberapa unsur,” kata Kapolres Sumenep Edo
Sedangkan titik operasi yang menjadi fokus pelaksanaan adalah, di wilayah kota ada sekitar 7 titik, dan di beberapa kecamatan yang rawan laka lantas dan sering terjadinya pelanggaran Lalu Lintas
Dengan 7 prioritas sasaran seperti, pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendara sepeda motor yang membonceng lebih dari 1 orang, tidak mematuhi rambu rambu, tidak menyertai surat surat, mengemudi dengan pengaruh alkohol, pengendara mobil yang tidak memakai Septi bel, mengunakan handphine.
“Operasi Zebra Semeru 2022 ini, dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcar Lantas jelang Natal 2022dan tahun baru 2023 pada masa Pandemi Covid-19,” ungkapnya
Bahkan Kapolres menegaskan, Ops Zebra Semeru, bukan hanya terfokus kepada wilayah daratan atau di perkotaan saja. “Kami akan melakukan di setiap Polsek jajaran yang angka kecelakaannya tinggi serta di wilayah kepulauan akan kami lakukan,” ujarnya
“Dalam Ops ini kami mengedepankan simpatik dan humanis, bahkan kami melakukan Preventif dan Preentif,” terangnya
Sedangkan untuk penegakan hukum lebih banyak menggunakan etle dan mobile incar. “Untuk etle kami sudah persiapan, tinggal dikonekkan dengan silver pusat dan pada tahap 3 kita sudah bisa raning seluruh Indonesia saat HUT Polantas yang kemungkinan di launching oleh Kapolri,” jelasnya
Dirinya berharap kepada masyarakat Kabupaten Sumenep, untuk mematuhi segala peraturan berkendara termasuk kelengkapan berkendara baik roda 2 maupun roda empat.
“Mematuhi peraturan tidak hanya dilakukan saat adanya Operasi saja, tapi setiap saat selalu patuh aturan,” pesannya













