tim PLN up3 madura uji kelayakan
Tim PLN UP3 Madura melakukan pengujian sistem kelistrikan dan perangkat cadangan di lokasi penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keandalan pasokan listrik selama agenda nasional yang dijadwalkan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

BANGKALAN | SIGAP88 — PT PLN (Persero) UP3 Madura memperkuat kesiapan sistem kelistrikan menjelang penutupan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang akan digelar di lingkungan STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Selasa (23/6/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama berlangsungnya agenda nasional yang menjadi perhatian publik, terlebih dengan rencana kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara penutupan rangkaian kegiatan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Sejak beberapa hari terakhir, PLN UP3 Madura telah menyiapkan skema pengamanan kelistrikan secara berlapis. Tahap awal diawali dengan survei teknis lapangan pada Sabtu (20/6/2026) guna memetakan kebutuhan daya serta menentukan titik penempatan peralatan pendukung yang dinilai paling efektif dan aman.

Kesiapan kemudian dilanjutkan pada Minggu (21/6/2026) melalui mobilisasi sejumlah perangkat penunjang, di antaranya Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 250 kVA dan Unit Gardu Bergerak (UGB) 250 kVA yang didatangkan dari gudang PLN Ketintang, Surabaya.

Memasuki tahap akhir persiapan, Senin (22/6/2026), tim teknis melakukan pemasangan Automatic Transfer Switch (ATS), perangkat yang berfungsi mengalihkan sumber pasokan listrik secara otomatis apabila terjadi gangguan pada jaringan utama sehingga kontinuitas layanan tetap terjaga.

Seluruh proses persiapan tersebut berada di bawah pengawasan langsung Manager ULP Bangkalan, Mochammad Nasir. Menurutnya, setiap perangkat yang dipasang telah melalui serangkaian pengujian untuk memastikan seluruh sistem dapat bekerja sesuai standar operasional.

“Kami tidak hanya menyiapkan peralatan, tetapi juga melakukan simulasi beban dan pengujian sistem transfer daya secara berulang. Tujuannya agar pasokan listrik selama kegiatan berlangsung tetap andal dan seluruh sistem cadangan dapat berfungsi optimal apabila dibutuhkan,” ujar Nasir.

Selain menyiagakan perangkat pendukung, PLN juga menempatkan personel teknis di sejumlah titik strategis guna melakukan pemantauan secara berkelanjutan selama acara berlangsung.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan agenda nasional yang mempertemukan para ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan sistem pengamanan berlapis yang telah disiapkan, PLN UP3 Madura optimistis pasokan listrik selama penutupan Munas-Konbes NU 2026 dapat berlangsung aman, stabil, dan tanpa gangguan berarti.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN