Jombang | Sigap88 – Personel Polres Jombang mendadak diperiksa senjata api (Senpi) dan dilakukan tes urine.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kasus penyalahgunaan senpi dan narkoba.

Pemeriksaan digelar di lapangan Apel Mapolres setempat, Selasa (4/2/2025). Kegiatan ini dipimpin Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan dengan didampingi Wakapolres Jombang, Kabaglog, Kasiwas dan Kasipropam.

Pemeriksaan diawali dengan mengecek senpi yang dipegang anggota. Dalam pemeriksaan ini, petugas Sipropam mengecek surat-surat senpi untuk memastikan kesesuaian kepemilikan senpi.

“Selain memeriksa kondisi fisik senjata, pihaknya juga mengecek administrasi penggunaan senpi para anggota. Hal itu agar kepemilikan senjata ini jelas dan terinventarisir dengan baik,” katanya AKBP Ardi, Selasa (04/02/2025).

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan Dampingi Petani Panen dan Giling Padi di Sawah

Menurut Kapolres Jombang, dari 98 anggota yang di pinjam pakaikan senpi, ada 12 unit Senpi yang ditarik karena pemegang senpi pindah tugas ke fungsi pembinaan.

Sedangkan Senjata api hanya dipinjam pakaikan kepada personel yang bertugas di fungsi operasional.

“Sipropam melakukan penarikan terhadap 12 unit senpi yang dipinjam pakaikan kepada personil karena yang bersangkutan pindah tugas di fungsi pembinaan,” jelasnya

Kapolres Jombang menegaskan, pemeriksaan ini sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan senpi oleh anggota.

Setiap anggota Polres Jombang yang membawa senpi diharapkan bisa menggunakannya secara profesional dan sesuai SOP (standar operasional prosedur).

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Dampingi Petani Desa Panaguan Rawat Tanaman Holtikultura

Ia juga berpesan bagi yang memegang senpi agar selalu waspada dan tidak ceroboh. Baik dalam membawa maupun menggunakan senjata api.

“Gunakan senpi sebaik mungkin dan pedomani SOP yang berlaku. Jangan dipergunakan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan kesatuan. Pemeriksaan ini sifatnya pengawasan dan pengendalian,” ucap AKBP Ardi.

Selain pemeriksaan senjata, Kapolres juga melaksanakan tes urine sebagai bagian dari mitigasi risiko.

Hal ini untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-10 Waru komsos bersama Perangkat Desa Tampojung Tenggina

Menurutnya, personel Polri harus bersih. Baik dari sisi integritas maupun fisik, agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal dan menjadi contoh di tengah masyarakat.

“Dari 21 personel Polres Jombang dan Polsek jajaran yang tersprint tes urine dinyatakan Negatif mengandung amfetamin dan metafethamin,” tegas AKBP Ardi.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE