Sumenep | SIGAP88 – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf menangapi terkait dengan program pengadaan TV dan Laptop serta buku. untuk desa melalui anggaran Dana Desa (DD)

Menurut Anwar program pengadaan TV dan Laptop serta buka merupakan program prioritas bagi desa dalam hal literasi dan digitalisasi.

“Ini boleh dinamakan perpustakaan digital, dikarenakan, disitu lengkap ada buku, website, ada pelatihannya juga Bintek yang dilengkapi dengan perangkat lain seperti tv dan laptop,” kata Anwar saat ditemui sigap88.com di kantornya, Jumat(15/9)

Baca Juga  Raih Akreditasi Paripurna RME, DPRD Kabupaten Pasuruan Apresiasi Pelayanan RSUD Grati Makin Modern

Jadi untuk memberikan dampak positif, tersebut program itu ada pelatihan yang mungkin disediakan oleh penyelenggara. “Pasti ada pendampingan terhadap desa sampai SDM nya paham,” jelasnya.

Lanjut Anwar, program tersebut bukan hanya untuk wilayah kepulauan akan tetapi desa di daratan juga ada, disesuaikan dengan kemampuan keuangan.

“Saya mendukung dikarenakan program ini sangat bagus, karena mendukung kearah digital,” papar Anwar.

Menurutnya, saat ini digital menjadi keharusan dan kebutuhan. “Diharapkan sarpras tersebut bukan hanya bekerja untuk buku, harus disertai dengan pelatihan seperti contoh website dan pelatihan yang lain,” ujarnya

Baca Juga  Persit KCK Kodim 0827 Sumenep Implementasikan Program TEBAR

Sedangkan komitmen pendampingan, bagaimana desa bisa paham dan bisa mengoperasikan sehingga betul betul berdaya guna di era digital ini. “Anggaran sesuai dengan pesanan dan kekuatan desa berfariasi, sesuai dengan pesanan yang mereka pesan,” tutur Anwar.

Sementara itu, pengadaan barang seperti TV dan laptop tergantung dari pesanan dari desa, memang ada beberapa perusahaan yang menawarkan, maka perusahaan langsung ke desa menawarkan produknya.

Baca Juga  May Day 2026 di Jombang, Ribuan Buruh Senam Kebugaran bareng Pemerintah Berhadiah Umrah

“Saya sangat mendukung program ini sebagai penguatan digitalisasi desa, karena kita sudah memasuki era digitalisasi dan Kabupaten Sumenep dianggap Kabupaten yang punya inovasi digitalisasi,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE