SURABAYA | SIGAP88 – Humas Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Ardiansyah saat dihubungi sigap88.com, Selasa (4/11) menegaskan, bahwa informasi berantai yang tersebar melalui aplikasi chatting WhatsApp terkait penutupan Pelabuhan Tanjung Perak usai cengkeh terpapar cesium adalah tidak benar.

Ardiansyah menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan bongkar atas muatan produk ekspor yang dikirim kembali ke Indonesia karena terpapar Cesium-137 berlangsung aman dan lancar.

Sementara, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Agustinus Maun mengatakan pembongkaran dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan sejumlah instansi lainnya.

Baca Juga  Perkuat BUMD dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Khofifah dan DPRD Jatim Sahkan Dua Raperda Strategis

”Penanganan dilakukan sesuai dengan standar operasional dan prosedur untuk muatan barang berbahaya di atas kapal” ujarnya.

Agustinus menjelaskan, sebelum petikemas dibongkar terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh Bapeten dengan dilakukan tes usap pada titik paparan tertinggi dengan hasil tidak ada kontaminasi pada permukaan luar container.

”Selanjutnya Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan mengeluarkan Certificate of Pratique dan selanjutnya peti kemas diizinkan untuk diturunkan dari kapal untuk pemeriksaan lanjutan di alat RPM” terangnya

Baca Juga  Koramil 0830-02 Semampir Kawal Pendistribusian bantuan Pangan di Kelurahan Ampel Surabaya

“Selama kegiatan tersebut, pelabuhan tidak ditutup, aktivitas bongkar muat petikemas lainnya tetap berlangsung normal hal ini dibuktikan pada saat bersamaan, TPS Surabaya juga tengah melakukan kegiatan bongkar muat peti kemas atas kapal Sinar Sulawesi, CMA CGM Dolomites dan SPIL Niken” tegasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE