
SUMENEP | SIGAP88 – Menjelang bulan Ramadhan 2026, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Forkopimda dan Bulog blusukan ke pasar Anom Baru Sumenep, guna memantau harga bahan pokok kebutuhan masyarakat. Jum’at (13/02/2026).
“Tujuan kami melakukan pemantauan stok dan harga bahan pokok bersama Forkopimda ke pasar Anom baru guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga,” kata Bupati Achmad Fauzi.
Dari hasil pantauan yang dilakukan Bupati Sumenep bersama Forkopimda, ditemukan ada harga yang bervariasi, ada yang naik ada yang turun.
”Seperti bawang merah, ada pedagang yang jual mahal ada yang murah” ujarnya.
Maka, pihaknya menyarankan kepada petugas pasar untuk efektif mengkroscek ke bawah. “Jadi dalam bulan Ramadhan ini tidak ada kelangkaan dan harga yang melebihi batas normal,” ujarnya.
“Kami berupaya harga tetap standart sehingga kemampuan beli masyarakat normal,” jelasnya
Bupati menambahkan bahwa apabila komoditi banyak yang naik akan berakibat inflasi.
“Apabila lonjakan harga terjadi akan berakibat naiknya inflasi berdampak pula kepada tingkat daya beli masyarakat berkurang,” terangnya.
Bupati juga berharap pasokan barang komoditi di pasar Anom baru tetap stabil, karena pasar Anom baru menjadi barometer harga di setiap pasar di Kabupaten Sumemep.
“Pasar anom baru merupakan barometer pasar yang ada di Kabupaten Sumenep,” imbuhnya.
Jadi, kami menegaskan agar stok dan harga di pasar relatif terjangkau oleh masyarakat.
“Untuk stok bahan pokok pemerintah daerah jauh jauh hari telah melakukan pemantauan terkait ketersediaan barang pokok, juga untuk wilayah kepulauan,” ungkap Bupati.
“Apabila ada toko atau warung yang melakukan penimbunan dan harga yang terlalu tinggi maka, petugas yang tergabung dalam TPID akan melakukan tindakan tegas sesuai prosedur yang ada,” pungkasnya.














