KEDIRI | SIGAP88 — Ribuan jamaah diperkirakan menghadiri Lirboyo Bersholawat dalam rangka Festival Santri Nusantara 2026 di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (8/10/2026). Untuk mengantisipasi kepadatan massa hingga potensi gangguan keamanan, Polres Kediri Kota mengerahkan ratusan personel dengan dukungan TNI dan sejumlah instansi terkait.

“Pengamanan tidak hanya difokuskan pada kawasan kegiatan. Aparat juga menyiapkan pola penyekatan untuk mengantisipasi kedatangan kelompok yang tidak berkepentingan mengikuti acara, termasuk potensi konvoi yang dapat mengganggu ketertiban lalu lintas dan kenyamanan jamaah”. ujar Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi dalam keterangannya yang diterima redaksi sigap88.com, Jumat (9/10/2026)

Kesiapan tersebut kata Iwan, dimatangkan melalui apel pengamanan di Markas Komando Polres Kediri Kota mulai pukul 16.00 WIB dengan melibatkan personel kepolisian, TNI, serta unsur pemerintah daerah.

Kekuatan pengamanan dari Polres Kediri Kota tercatat sebanyak 434 personel sesuai surat perintah. “Dukungan tambahan datang dari Kodim 0809 sebanyak 90 personel, Sat Brimob Polda Jatim 30 personel, Brimob Kompi C 30 personel, Brigif Wirayuda 30 personel, Yonif 521 Kediri 90 personel, Dit Samapta Polda Jatim 90 personel, Subdenpom empat personel, Satpol PP Kota Kediri 20 personel, serta Dinas Perhubungan Kota Kediri 10 personel”. jelasnya

Dalam arahannya, Iwan menekankan agar seluruh personel memahami tugas dan menempati titik pengamanan sesuai pembagian yang telah ditetapkan. Pengamanan utama dijadwalkan berlangsung menjelang pelaksanaan sholawatan yang dimulai sekitar pukul 18.30 WIB.

Personel diminta mulai menempati pos masing-masing setelah Salat Magrib dan tetap bersiaga sampai ada instruksi untuk mengakhiri tugas.

Antisipasi Konvoi dan Atribut Perguruan

Salah satu perhatian aparat adalah kemungkinan kedatangan kelompok perguruan silat yang tidak bertujuan mengikuti kegiatan keagamaan, melainkan berkumpul atau melakukan konvoi di sekitar lokasi.

Karena itu, petugas diarahkan melakukan antisipasi melalui pendekatan persuasif dan penyekatan secara terukur.

“Kelompok yang dinilai tidak berkepentingan dengan acara akan diarahkan kembali ke wilayah masing-masing”. tegasnya

Pihaknya juga menegaskan larangan membawa atribut perguruan ke area kegiatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mencegah potensi gesekan dan menjaga agar perhatian tetap tertuju pada kegiatan sholawatan.

Koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah sekitar turut dilakukan untuk memperkuat pengawasan di sejumlah akses menuju kawasan Lirboyo.

“Pengaturan tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan arus kendaraan sekaligus mengurangi risiko penumpukan massa”. tandasnya

Pola Pengamanan Dimatangkan

Setelah apel, petugas melanjutkan kegiatan dengan Tactical Floor Game (TFG), yakni simulasi taktis untuk mematangkan skenario pengamanan, pembagian tugas, dan penempatan personel di titik-titik yang telah ditentukan.

Melalui skema pengamanan terpadu tersebut, aparat berupaya memastikan kegiatan Lirboyo Bersholawat dalam rangka Festival Santri Nusantara 2026 berlangsung tertib dan aman.

Di tengah besarnya kekuatan personel yang dikerahkan, pelaksanaan pengamanan tetap menuntut keseimbangan antara ketegasan aparat, kelancaran akses masyarakat, dan pendekatan humanis terhadap jamaah maupun warga di sekitar lokasi.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses