
JOMBANG | SIGAP88 — Hari pertama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026), turut diwarnai kesiapan layanan transportasi dan fasilitas pendukung yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Jombang menempatkan dukungan mobilitas peserta sebagai salah satu bagian penting untuk memastikan pergerakan ribuan muktamirin dari berbagai daerah tetap berjalan lancar.
Sejumlah fasilitas telah disiapkan dan mulai beroperasi, mulai dari penerangan jalan, titik transit, armada shuttle, layanan informasi hingga personel pengaturan lalu lintas.
Kepala Dishub Kabupaten Jombang Sugianto mengatakan, persiapan sarana dan prasarana transportasi telah dilakukan sebelum rangkaian kegiatan muktamar berlangsung.
Salah satu perhatian utama diarahkan pada aspek keselamatan mobilitas peserta, terutama saat aktivitas berlangsung hingga malam hari.
“Penambahan dan penggantian lampu PJU sudah kami rampungkan. Total ada sekitar 100 titik, mulai sepanjang Jalan KH Wahab Hasbulloh hingga lingkungan pondok,” kata Sugianto.
Selain penerangan jalan, Dishub Jombang mengoperasikan Terminal Kepuhsari sebagai salah satu simpul kedatangan dan transit peserta muktamar.
Terminal tersebut tidak hanya menjadi tempat pemberhentian, tetapi juga dilengkapi posko informasi serta layanan transportasi menuju kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Untuk mendukung mobilitas peserta, Dishub menyiagakan dua unit bus dan satu armada HiAce sebagai kendaraan transit dan shuttle.
“Kami menyiagakan selter transit yang didukung dua unit bus dan satu unit armada HiAce untuk mobilitas para tamu,” ujarnya.
Pelayanan di Terminal Kepuhsari juga mulai dirasakan sejumlah kontingen yang datang dari berbagai daerah.
Setelah rombongan dari Garut dan Bekasi tiba lebih awal, pada hari pertama muktamar giliran peserta dari Wonosobo, Gresik, Subang hingga Riau yang memanfaatkan fasilitas transit tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tambakberas.
Sembari menunggu armada penjemput, para muktamirin mendapat pelayanan konsumsi berupa kopi, wedang jahe dan gorengan secara gratis.
Tak berhenti pada urusan transportasi, Pemkab Jombang juga menyiapkan fasilitas pendukung lainnya. Dinas Kesehatan turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan.
Peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tempat beristirahat dan membersihkan diri, sementara kendaraan milik muktamirin disediakan area parkir tanpa biaya.
Di sisi lain, kepadatan arus kendaraan menjadi perhatian tersendiri mengingat konsentrasi massa selama muktamar diperkirakan meningkat di sejumlah ruas menuju Tambakberas.
Dishub Jombang menurunkan 20 personel setiap hari untuk membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas bersama jajaran Polres Jombang.
“Kami menerjunkan 20 personel setiap hari untuk membantu jajaran Polres Jombang dalam pengamanan lalu lintas,” tegas Sugianto.
Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Jombang menjaga kelancaran mobilitas selama Muktamar ke-35 NU. Bukan hanya memastikan peserta dapat tiba di lokasi persidangan dan kegiatan muktamar, tetapi juga memberikan layanan yang nyaman sejak mereka memasuki wilayah Jombang.
Dengan dukungan transportasi, penerangan, kesehatan, tempat istirahat hingga pengaturan lalu lintas, Terminal Kepuhsari diposisikan sebagai salah satu titik layanan penting bagi muktamirin yang datang dari berbagai penjuru daerah.














