JOMBANG | SIGAP88 — Sebanyak 2.500 warga menerima layanan kesehatan gratis dalam puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang, Selasa (23/6/2026).
Beragam layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari operasi katarak, khitan massal, operasi bibir sumbing, pemeriksaan kesehatan umum dan spesialis, pelayanan kesehatan ibu dan anak, penanganan stunting, hingga perawatan kesehatan gigi.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim Kombes Pol dr. Wahono Edi Prastowo menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti kesehatan yang dilaksanakan serentak oleh jajaran kesehatan Polri di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, program bakti kesehatan berlangsung sejak 1 Juni dan akan berakhir pada 30 Juni 2026. Untuk wilayah Jawa Timur, puncak kegiatan dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang.
“Bakti kesehatan ini dilaksanakan serentak oleh Bidokkes di seluruh Indonesia yang telah berlangsung sejak 1 Juni dan akan berakhir pada 30 Juni 2026. Untuk Jawa Timur, puncaknya digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerima manfaat berasal dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, balita, ibu hamil, ibu pascamelahirkan, pekerja, pengemudi ojek daring, hingga masyarakat umum di wilayah Jombang dan sekitarnya.
Selain memberikan layanan kesehatan gratis, Polda Jatim juga memperkenalkan Program Kartu Bhayangkara Prioritas kepada masyarakat. Program tersebut memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi pemegang kartu yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
“Kartu Bhayangkara Prioritas memberikan kemudahan dan prioritas pelayanan yang setara dengan keluarga besar Polri, mulai dari pendaftaran hingga pelayanan kesehatan lainnya,” jelasnya.
Meski demikian, pemegang kartu tetap diwajibkan menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan nutrisi kepada ibu hamil serta anak-anak yang mengalami stunting.
Melalui bakti kesehatan ini, Polri berupaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata melalui pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Bagi ribuan penerima manfaat, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperoleh layanan kesehatan tanpa biaya sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

















