SIDOARJO | SIGAP88 – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, menegaskan bahwa pengelola media harus memiliki pola pikir sebagai pelaku usaha agar perusahaan media dapat berkembang dan menjaga keberlangsungan bisnisnya.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SMSI Jawa Timur 2026 yang diikuti pengurus SMSI tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Jawa Timur di Sidoarjo, Senin (22/6/2026).

Menurut Firdaus, SMSI merupakan organisasi perusahaan media, bukan organisasi profesi wartawan. Karena itu, anggota SMSI perlu memahami perannya sebagai pengusaha media yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan karyawan.

“Penting saya sampaikan dan tekankan kepada teman-teman bahwa SMSI bukan lembaga profesi, tetapi merupakan organisasi industri perusahaan media. Jadi bicaranya jelas bisnis to bisnis,” tegas Firdaus.

Ia menjelaskan bahwa tugas utama perusahaan media adalah membangun kerja sama usaha dengan berbagai mitra serta menciptakan sumber pendapatan yang dapat menopang operasional perusahaan.

“Kerjaan SMSI itu berbisnis dalam bidang media. Maka dari itu anggota SMSI harus memiliki mindset sebagai pengusaha, sehingga kesejahteraan wartawan dan karyawan di perusahaan media bisa terjamin,” ujarnya.

Firdaus juga mengingatkan agar pengelola media tidak hanya berfokus pada produksi berita semata. Menurutnya, aspek bisnis menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan perusahaan pers di tengah tantangan industri media yang semakin dinamis.

“Jangan bicara mau buat berita apa. Itu kerjaan wartawan, bukan kita sebagai pengusaha media,” katanya.

Ia mencontohkan bahwa perusahaan media harus aktif membangun kemitraan dan membuka peluang kerja sama, termasuk di sektor periklanan dan layanan media lainnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, berharap Rakerda menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas perusahaan media anggota SMSI di seluruh daerah.

“Bagaimana ke depan SMSI Jawa Timur, baik SMSI kabupaten maupun kota, bisa meningkatkan kapasitas media kita masing-masing. Karena tanpa itu akan sulit memperkenalkan dan membesarkan organisasi,” katanya.

Sokip juga mengapresiasi tingginya partisipasi pengurus SMSI dari berbagai daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Rakerda SMSI Jawa Timur 2026 menjadi forum untuk menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antarperusahaan media siber agar semakin profesional, mandiri, dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri media digital.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN