Kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove Program Donasi Oksigen TPS bersama PII Jawa Timur di Desa Manyar Sidomukti, Kabupaten Gresik.
Peserta kegiatan penanaman mangrove mengikuti pengarahan sebelum pelaksanaan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, dalam rangka Program Donasi Oksigen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) bersama PII Jawa Timur.

GRESIK | SIGAP88 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menyalurkan 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Donasi Oksigen yang bertujuan mendukung pelestarian lingkungan pesisir dan memperluas kawasan hijau di wilayah Jawa Timur.

Penyaluran bibit mangrove di Gresik merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang telah menanam 3.000 bibit mangrove di kawasan Sontoh Laut, Surabaya. Melalui program ini, TPS terus berupaya berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Tidak hanya melakukan penanaman, TPS juga menjalankan program mulai dari proses pembibitan, perawatan hingga penyaluran bibit ke berbagai wilayah pesisir secara berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan bahwa Program Donasi Oksigen merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove yang berkelanjutan.

“Program Donasi Oksigen merupakan upaya berkelanjutan TPS dalam memastikan bahwa setiap proses pembibitan mangrove memberikan dampak nyata melalui penanaman di berbagai wilayah pesisir. Penyaluran di Gresik ini merupakan kelanjutan dari distribusi sebelumnya, sehingga manfaat ekologisnya terus meluas,” ujarnya.

Kegiatan penanaman mangrove tersebut dilaksanakan bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Sejumlah unsur pemerintah daerah, organisasi profesi, dan masyarakat setempat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Erika, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas manfaat program pelestarian lingkungan yang dijalankan perusahaan.

“Kolaborasi tersebut secara bertahap ikut berkontribusi dalam menambah luasan Donasi Oksigen TPS di wilayah pesisir,” tambahnya.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain membantu mengurangi abrasi pantai, tanaman ini juga berfungsi menyerap karbon, menjaga kualitas lingkungan, serta menjadi habitat berbagai jenis biota laut.

Melalui Program Donasi Oksigen, TPS berharap upaya pelestarian lingkungan pesisir dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta ekosistem di wilayah pesisir Jawa Timur.