
PAMEKASAN | SIGAP88 – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar Pasar Murah Ramadan 2026
Ramadan tahun 2026 ini, Pemkab Pamekasan menggelar pasar murah ramadan di 13 kecamatan secara bergilir selama bulan Ramadan.
Program tersebut disambut antusias oleh warga, pasalnya tidak ada persyaratan khusus bagi warga yang ingin memanfaatkan program itu. Seperti yang terjadi di Kecamatan Larangan, Kamis(12/3)
Kepala Disperindag Pamekasan, Muharram mengatakan, bahwa Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi selama Ramadan.
“Pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang,” kata Muharram
Muharram menjelaskan, kenaikan harga bahan pangan menjelang dan selama hari besar keagamaan merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Sebab itu, pemerintah hadir untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan Bulog, dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, dan pihak ketiga lainnya, seperti PT. Kao, Bulog Madura, PT. Indomarco, Penyuluh Pertanian dari Kementerian Pertanian, serta pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal,” tambahnya.
Pasar Murah Ramadan tersebut, Muharram berharap, masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah lonjakan harga selama bulan Ramadan.
”Program ini juga menjadi alternatif bagi warga untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau” tuturnya
Muharram menjelaskan, berbagai kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut meliputi beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur, aneka mie instan, hingga bumbu dapur.
Selain itu juga tersedia komoditas hortikultura seperti cabai merah besar, tomat, bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis sayuran segar.
”Tidak hanya bahan pangan, masyarakat juga dapat membeli berbagai produk kebutuhan rumah tangga seperti sabun mandi, sabun cuci, sabun wajah, serta camilan dan buah-buahan seperti melon dan alpukat” terangnya
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pihak Kecamatan Larangan, Bagian Perekonomian, Penyuluh Pertanian Kecamatan Larangan, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
”Diharapkan dengan adanya pasar murah ini, harga sembako dapat terjangkau oleh masyarakat yang sudah ditentukan oleh HET sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan harga pangan di daerah”, pungkasnya.












