Surabaya | SIGAP88 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), meluncurkan inovasi digital bernama Mechanic Smart Assistant (MSA) pada acara Expo Inovasi SPTP di Lobby Pelindo Place Office Tower, Jumat (24/1/2026).

Inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini masuk dalam 6 Besar The Best Six SPTP Group dari 30 nominasi terbaik.

MSA dirancang untuk mempercepat proses diagnosis fault code dan event code pada peralatan Rubber Tyred Gantry (RTG), Container Crane (CC), dan Mechanical Equipment (ME).

Sebelumnya, mekanik memerlukan waktu 30–60 menit untuk menelusuri kode gangguan melalui manual book atau database terpisah, yang menyebabkan inefisiensi waktu hingga 6,45 jam per bulan dan potensi kerugian sekitar Rp 354,6 juta per tahun.

Baca Juga  Polda Jatim Ringkus Ayah Tiri Tega Perkosa Anak Kembar di Surabaya, Satu Korban Hamil

Dengan MSA, waktu diagnosis dapat diselesaikan dalam kurang dari dua menit.

Platform ini juga memperpendek waktu pembelajaran mekanik dari lebih dari enam bulan menjadi kurang dari tiga bulan, terutama bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Sukarsono, Leader Shift Group D RTG TPS, menyampaikan bahwa MSA mempermudah mekanik dalam mencari arti kode gangguan.

“Mekanik sering mengalami kesulitan dalam mencari arti kode gangguan. MSA mempermudah proses itu menjadi jauh lebih cepat,” ujarnya

MSA dikembangkan dengan teknologi AI Retrieval-Augmented Generation (RAG) untuk meminimalkan kesalahan, dengan roadmap pengembangan dalam empat tahap: implementasi awal (3–6 bulan), produk lengkap (6–12 bulan), roll out ke seluruh peralatan (1–3 tahun), dan komersialisasi di Pelindo Group (3–5 tahun).

Baca Juga  Kinerja Arus Petikemas TPS Tetap Positif, Selaras Pelaksanaan Program Transformasi

Pengembangan juga memperhitungkan mitigasi risiko seperti kesalahan interpretasi data dan standarisasi knowledge base.

Manfaat strategis yang diperoleh antara lain pengurangan downtime, percepatan perbaikan, standarisasi troubleshooting, dokumentasi digital solusi, dan dukungan terhadap Predictive Maintenance.

Platform ini juga mudah direplikasi dan menjadi model pengembangan teknologi di lingkungan Pelindo Group.

Plh. Sekretaris Perusahaan TPS, Adhi Kresna Novianto, menyatakan bahwa peluncuran MSA merupakan langkah strategis dalam percepatan transformasi digital dan peningkatan keandalan operasional.

“MSA tidak hanya menjawab kebutuhan teknis di lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen TPS untuk mengembangkan budaya kerja yang lebih modern, adaptif dan berbasis teknologi,” ujarnya.

Baca Juga  Polda Jatim Bongkar 66 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 79 Tersangka Ditangkap

Ia menambahkan bahwa pencapaian MSA sebagai salah satu inovasi terbaik SPTP menunjukkan relevansi dan potensi pengembangan yang luas.

“Kami optimistis MSA dapat direplikasi di unit Pelindo Group lainnya serta menjadi model pengembangan teknologi yang mendukung produktivitas dan keselamatan kerja,” tutupnya.

MSA merupakan hasil kolaborasi antara mekanik dan tenaga ahli IT TPS, dengan tim pengembang terdiri dari Aris Setya Yuwana, Dodo Kresno, Zeffry Bagus, Agus Triyono, dan Ikhsan Efendi.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE