
SUMENEP | SIGAP88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun 2026 bakal memberikan beasiswa kepada 176 Mahasiswa kurang mampu.
Pemberian beasiswa itu guna membantu kepada para mahasiswa yang kesulitan membayar biaya pendidikan.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Drs Mustangin, M.Si melalui Kabid Resos, Tri Budi Hastutik, M.Si, MM menyampaikan, pemberian beasiswa merupakan wujud perhatian Bupati dan Wabup Sumenep sesuai taglime Bismillah Melayani.
“Melalui program beasiswa ini, pemerintah Kabupaten Sumenep ingin memastikan para Mahasiswa tetap bisa melanjutkan studi, tanpa harus terbebani dengan biaya,” kata Tri Budi Hastutik. Selasa (13/01/2026).
Tutik menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi terkait dengan calon penerima beasiswa.
“Kami melakukan verifikasi ketat dengan langsung turun ke lapangan, ke kampus kampus, juga administrasi,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa anggaran yang akan dikucurkan oleh pemkab Sumenep untuk beasiswa sebesar Rp 455 juta.
“Semoga dengan bantuan beasiswa dapat meningkatkan SDM masyarakat Sumenep menuju Indonesia emas 2045,” tuturnya.
Sementara itu, untuk bantuan kepada disabilitas dan kepada lansia sebanyak 400 orang dengan kriteria penerima belum menerima bantuan dari pusat seperti PKH, sembako dan lainnya.
“Tahun 2026 jumlah penerima bansos baik lansia dan disabilitas sama jumlahnya dengan tahun 2025, dengan bantuan berupa sembako total Rp 1 juta,” ucap Tutik.
Penerima bantuan sambung Tutik, baik beasiswa, disabilitas dan lansia betul betul orang yang kurang mampu, sesuai dengan hasil verifikasi lapangan.
“Bansos ini tidak hanya kepada masyarakat kabupaten Sumenep yang ada di daratan, bahkan menyasar kepada masyarakat kepulauan,” pungkasnya













