
SUMENEP | SIGAP88 – Tahun 2025 capaian target tanam dan produksi gabah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meningkat melalui inovasi tumpang sari.
Program pemerintah tahun 2025 melalui kementerian pertanian swasembada ketahanan pangan dan Kabupaten Sumenep mendapat target tanam sebesar 25 ribu hektar.
“Kami telah melampaui target tanam yang ditentukan oleh kementerian pertanian sampai 31 ribu hektar,” kata kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid, Kamis (18/12/2025)
Inung, sapaan akrab kepala DKPP Sumenep juga menjelaskan tentang pencapaian gabah sampai bulan Desember 2025.
“Dalam setiap hektar lahan akan memproduksi sekitar 5,8 ton, jadi kalau kita mempunyai lahan tanam 31 ribu hektar akan memproduksi gabah sekitar 117.800 ton,” jelasnya.
Hal itu, ujar Inung mampu memenuhi gabah dan mayoritas petani di Madura hasil gabahnya di simpan untuk aktifitas sosial dan semacamnya.
“Capaian ini berkat kerjasama semua pihak baik penyuluh, kelompok tani dan para petani, apalagi melalui inovasi yang diterapkan oleh petani adalah tumpang sari,” ujarnya.
Ia berharap, kedepannya dapat meningkatkan lagi hasil produksi pertanian, seiring dengan inovasi inovasi yang dilakukan oleh para penyuluh dan kerjasama dengan para kelompok tani.
“Semoga iklim bersahabat dan mampu memberikan kontribusi produksi pertanian, apalagi dorongan dari pemerintah daerah melalui Bupati Sumenep untuk memberikan layanan terhadap peningkatan hasil tani sesuai dengan tagline Bismillah Melayani,” pungkasnya













