SURABAYA | SIGAP88 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi lonjakan aktivitas bongkar muat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dengan berbagai strategi operasional telah disiapkan untuk menjaga kelancaran layanan dan mendukung arus logistik nasional.

Persiapan menghadapi libur nataru tersebut telah dilakukan Rapat Koordinasi antara Terminal Petikemas Surabaya bersama berbagai stakeholder diantaranya Bea Cukai Tanjung Perak, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur, PT Multi Terminal Indonesia (MTI), Ketua DPW ALFI/ILFA Jatim dan Ketua DPW Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) Jatim. Rapat Koordinasi ini berlangsung pada Rabu (10/12) lalu di Kantor Terminal Petikemas Surabaya.

Terminal Petikemas Surabaya mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk Bea Cukai, Karantina, Depo PLP dan asosiasi terkait, untuk mendukung kelancaran operasional.

Baca Juga  Perkuat Transparansi ESG, PT Terminal Petikemas Surabaya Gelar Pelatihan Penyusunan Laporan Keberlanjutan

Dukungan ini mencakup fleksibilitas pemeriksaan, kesiapan personel, serta pengaturan arus barang dan kendaraan.

“Sebagai gerbang logistik utama di Jawa Timur, kami berkomitmen memberikan layanan terbaik selama periode Natal dan Tahun Baru. Semua langkah ini kami lakukan untuk memastikan kelancaran arus barang dan mendukung perekonomian nasional,” ujar Direktur Operasi Terminal Petikemas Surabaya, Noor Budiwan dalam keterangan tertulisnya kepada sigap88.com, Sabtu (13/12/2025).

Terminal Petikemas Surabaya telah menyusun forecast Berth Allocation (BA MAP) dan berkoordinasi dengan shipping line untuk memastikan jadwal kapal berjalan lancar.

Penambahan alat bantu bongkar muat, termasuk tambahan 3 unit Reach Stacker, dilakukan untuk mempercepat proses bongkar muat. Selain itu, penjadwalan maintenance disesuaikan dengan kondisi lapangan agar tidak mengganggu operasional.

Baca Juga  Geger Pria Tewas Bersimbah Darah di Wonokusumo Jaya Surabaya, Diduga Korban Pembunuhan

Pengelolaan Container Yard (CY) dilakukan dengan konsep flexible block, penataan maksimum tier untuk kapal feeder, serta penyediaan buffer block.

Untuk kontainer berpendingin (reefer), Terminal Petikemas Surabaya mengoptimalkan plug yang tersedia, menambah plug di blok tertentu, serta menyiapkan opsi sewa genset.

Monitoring reefer dilakukan setiap 4 jam untuk menjamin ketercukupan daya.

Terminal Petikemas Surabaya telah menyiapkan personel tambahan untuk menjamin layanan saat puncak aktivitas.

Di area gate, jalur antrian ekspor dan impor diatur ulang, termasuk pembukaan gate tambahan dan penyediaan jalur buffer.

Sebagai bentuk layanan, Terminal Petikemas Surabaya juga menyiapkan pembagian snack bagi pengemudi truk selama periode padat.

Tim IT memastikan sistem berjalan normal dengan tambahan personel untuk mengantisipasi terjadinya trouble system.

Dari sisi HSSE, pengamanan ditingkatkan melalui patroli, penambahan mobil patroli dan pengawasan akses masuk untuk menjaga keamanan terminal.

Baca Juga  Perkuat BUMD dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Khofifah dan DPRD Jatim Sahkan Dua Raperda Strategis

Dari sisi operasional, Terminal Petikemas Surabaya akan beroperasi non-stop 24 jam, 7 hari dalam seminggu selama Libur Natal dan Tahun Baru.

Bagi pengguna jasa yang memiliki keluhan atau pertanyaan terkait layanan Terminal Petikemas Surabaya, Customer Service Terminal Petikemas Surabaya siap membantu (24/7) dan dapat dihubungi melalui saluran telepon di (031) 320 2020 atau melalui email ke alamat CS@tps.co.id.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE