
SUMENEP | SIGAP88 – Setelah wilayah Kabupaten Sumenep kembali di goyang gempa Magnitudo berkekuatan 5,0 SR yang terjadi pada hari Senin 13 Oktober 2025 sekira pukul 14.10 wib, Bupati Sumenep Acmad Fauzi Wongsojudo menghimbau masyarakat untuk tenang dan banyak berdoa.
“Saya harap masyarakat tetap tenang dan perbanyak berdoa,” kata Bupati Achmad Fauzi.
Demi keselamatan, Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk menghindar dari bangunan yang rusak.
Dalam himbauannya, Bupati Achmad Fauzi, agar masyarakat untuk tidak berada di dekat atau di dalam bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, karena keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama.
“Peristiwa ini merupakan ujian dari yang kuasa, maka dari itu ayo kita perbanyak berdoa dan lebih mendekatkan diri kepada-nya, semoga diberikan keselamatan,” ajaknya.
Ia menjelaskan sesuai data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada 47 kilometer di tenggara Kabupaten Sumenep dengan kedalaman 14 kilometer.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun cukup dirasakan di beberapa wilayah daratan, termasuk di kepulauan Sapudi.
“Pemerintah daerah melalui tim Tanggap bencana (Tagana) segera melakukan langkah untuk memberikan bantuan sekaligus memastikan keselamatan warga,” jelasnya.
Terpisah, Kepala BPBD Sumenep, Ahmad Laili Maulidi, membenarkan adanya beberapa dampak kerusakan ringan akibat gempa tersebut.
“Laporan yang telah kami terima sementara ini, ada dua rumah yang retaknya bertambah parah dan satu platform sekolah yang terdampak,” ucapnya.













