
Pamekasan | SIGAP88 – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKa PMII) Kota Malang, zona Pamekasan menggelar kegiatan halal bihalal di salah satu Resto di desa Bettet kecamatan Pamekasan. Minggu (11/05)
Hadir Sekjen Aliansi Petani Indonesia, Penasehat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2019-2024, Tim ahli Kebijakan Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa Pembangunan Daerah tertinggal 2025, Penasehat (Informal) Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Ketua PCI NU Jepang, Dosen Universitas Al-Ghifari Kota Bandung.
Ketua pengurus IKA PMII zona Pamekasan sahabat Muslim mengatakan kegiatan yang seperti ini masih bisa kita laksanakan meskipun masih tertatih tapi tetap harus bangkit.
Di momen halal bihalal ini Alumni IKA PMII zona Pamekasan sengaja mengundang beberapa sahabat yang menjadi public figure.
“Mohon maaf apabila ada kekurangan baik tempat maupun hidangan karena seperti ini kemampuan kami.
Dan tak lupa saya ucapkan terimakasih atas kehadiran sahabat Muslim”, ujarnya.
Sementara itu Gus Din sekaligus penasehat mentri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi menyampaikan organisasi PMII memang organisasi dan wadah kemahasiswaan untuk berproses di segala bidang dan tentu sahabat sahabat Alumni PMII Kota Malang Zona Pamekasan ini sangat berpotensi untuk berkembang dan perlu kiranya perluasan seperti yang ada di Pamekasan.
“Silaturahmi harus tetap terjaga karena dari sekian banyak kepentingan, struktur organisasi inilah yang memang sangat unik”, tuturnya.
Ketua Pengurus Cabang Istimewa (PCI NU) Jepang sahabat Ghazali mengatakan selama menempuh pendidikan sarjana di salah satu Universitas hingga bisa ke Jepang tidak lain ini merupakan barokah nyata yang kami alami bersama istri.
“Kami percaya bahwa siapapun yang bersungguh sungguh merawat Nahdlatul Ulama (NU) dengan ikhlas maka segala kebutuhan dan kesulitan akan dipermudah oleh Alloh”, pungkasnya.













