
SUMENEP | SIGAP88 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat Sumenep untuk selalu melestarikan tradisi budaya lokal yang di miliki oleh Kabupaten Sumenep seperti “Jaran Serek”
Ajakan tersebut di sampaikan oleh Bupati Sumenep yang akrab di sapa cak Fauzi ini, saat menghadiri langsung festival Jaran Serek yang terselenggara di depan pendopo karaton Soengenep. Senin (05/05).
“Kita sebagai warga Kabupaten Sumenep wajib kiranya melestarikan semua kesenian lokal khas Sumenep,” ajak Bupati Fauzi.
Menurutnya, Jaran Serek merupakan tradisi budaya lokal yang diwariskan oleh leluhur kita terdahulu.
Maka dari itu melalui rentetan kalender event yang di selenggarakan setiap tahun dapat memperkokoh pelestarian budaya lokal kita.
“Jaran Serek merupakan kombinasi dengan pawangnya yang dipadukan dengan musik saronin,” jelasnya.
Sehingga diperlukan kolaborasi yang inten antara semua pihak baik pemerintah daerah, masyarakat dan pemuda guna memberikan dampak positif bagi kelestarian budaya lokal Jaran Serek.
“Pemuda merupakan akses penting dalam membina dan mengedukasi perkembangan budaya lokal seperti Jaran Serek,” tuturnya
Bupati Fauzi menyampaikan pula, festival Jaran Serek harus mampu menjawab tantangan era globalisasi.
“tradisi Jaran Serek harus mampu menyajikan kreasi yang lebih atraktif, dan kreatif sehingga bisa disaksikan lebih nyaman dan sempurna.” ujarnya
Sehingga melalui festival Jaran Serek yang di selenggarakan setiap tahun “akan meningkatkan minat para pemuda untuk mengembangkan dan melestarikan budaya Jaran Serek,” tutur Fauzi.
“Saya mengimbau kepada pihak terkait agar lebih banyak melakukan promosi, khususnya festival Jaran Serek bisa dipromosikan di luar daerah,” terangnya.
Memungkasi sambutannya Fauzi berharap, masyarakat terutama para pemuda selalu eksis dalam pelestarian budaya lokal.
“Pemuda mempunyai peran penting dalam melestarikan tradisi budaya lokal,” pungkasnya.












