SUMENEP | Sigap88 – Nelayan kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menemukan 6 orang laki laki yang terdampar di perairan Nyamplong ondung Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kamis, 27 Maret 2025.

Ditemukannya 6 orang tersebut berawal, Jubri pemilik perahu empat bersaudara dan para teman nelayannya berangkat untuk mencari ikan, ketika sampai di perairan nyamplong ondung sekitar 2 mil dari bibir pantai ia menemukan 6 orang terapung di perairan dengan sambil memegang bendera.

Kemudian, keenam orang tersebut di evakuasi oleh Jubri ke rumah penduduk terdekat di dusun Nyamplong ondung, tepatnya di rumah Mukaid (50).

Selanjutnya, salah satu warga dusun Nyamplong ondung melaporkan ke Polsek Kangean bahwa ada 6 orang yang terdampar di perairan dusun Nyamplong ondung.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Kangean Iptu Datun Subagyo bersama anggota langsung terjun ke TKP.

Baca Juga  Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Patroli Jalur Prigen

“Anggota Polsek Kangean langsung membawa 6 korban laka laut ke Puskesmas Arjasa guna mendapat pemeriksaan dan perawatan kesehatan,” kata Kapolsek Kangean

Setelah dilakukan observasi, kondisi korban dalam kondisi baik namun mengalami trauma mental.

“Kemudian dilakukan Introgasi oleh Kanit Intel Polsek Kangean terhadap korban Moh.Sai (Nakhoda) dimana awal mula kejadian berawal pada hari Senin tanggal 24 Maret 2024 sekira Pukul 15.00 Wib Korban berangkat dari Provinsi Kalimantan Tengah menuju Pelabuhan Kalianget Kabupaten Sumenep” tuturnya

Dari hasil interogasi tersebut bahwa perahu korban mengalami kerusakan pompa air macet dan sampai 7 kali setelah jam 10.00 Wib perahu bintang sempurna tidak bisa tertolong lagi akhirnya perahu tersebut tenggelam di sekitar perairan pulau gili iyang berjarak 23 Mil dari bibir pantai dan perahu tersebut hingga tengkurap.

Baca Juga  Polres Sumenep Tindak Tegas Dump Truk Muat Material Tanpa Penutup

“ABK dan Kru menyelamatkan diri dengan cara mengikat kayu yang ada untuk dirakit dan menggunakan galon hingga terhubung satu sama lain dengan tali lalu memegang pelampung, dua hari terombang ambing di lautan,”jelasnya kepada petugas Polsek Kangean.

Menurut keterangan Nahkoda tersebut bahwa perahu motor tersebut memuat Kayu gellam sebanyak 220m3 dari Kalimantan tengah menuju pelabuhan Kalianget.

“Kayu tersebut milik Bapak Rusdi yang ber alamat Desa Waru Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan.” terangnya.

Sementara data ke enam korban laka laut tersebut;

  1. Nama : Moh Sai
    Umur : 55 Tahun
    Jenis Kelamin : Laki – Laki
    Alamat : Ds. Sotaber Kec. Pasean Kab. Pamekasan.
  2. Nama : Hosen
    Umur : 53 Tahun
    Jenis Kelamin : Laki – Laki
    Alamat : Ds. Tloto Raje Kec. Pasean Kab. Pamekasan
  3. Nama : Ali Wafa
    Umur : 45 Tahun
    Jenis Kelamin : Laki – Laki
    Alamat : Ds. Sotaber Kec. Pasean Kab. Pamekasan
  4. Nama : Askuryadi
    Umur : 46 Tahun
    Jenis Kelamin : Laki – Laki
    Alamat : Ds. Sotaber Kec. Pasean Kab. Pamekasan
  5. Nama : Johari
    Umur : 25 Tahun
    Jenis Kelamin : Laki – Laki
    Alamat : Ds. Sotaber Kec. Pasean Kab. Pamekasan
  6. Nama : Adnan
    Umur : 60 Tahun
    Jenis Kelamin : Laki – Laki
    Alamat : Ds. Sotaber Kec. Pasean Kab. Pamekasan
Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE