
SUMENEP | SIGAP88 – Pencairan BLT-DD Kangayan gagal, gegara Kepala Desa tidak ada ditempat. Akibatnya 40 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus gigit jari.
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tidak bisa dicairkan, sebab penanggung jawab yaitu Kepala Desa Kangayan, Arsan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep tidak hadir dalam acara tersebut.
Tokoh pemuda Desa Kangayan, Pongli, menyampaikan pada Senin(10/2/2025) petugas Bank BPRS Bhakti Sumekar bersama Forpimcam Kangayan akan mencarikan BLT-DD tahap ke IV Oktober, November, dan Desember 2024.
Namun, saat akan dilakukan pencairan pihak Kepala Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep tidak hadir dikarenakan tidak ada di tempat.
“Penanggung jawab atau Kepala Desa Kangayan, Arsan tidak hadir dalam pelaksanakan pencairan BLT-DD sehingga pencairan tidak dilaksanakan,” kata Pongli,Rabu (12/02)
Pongli juga menjelaskan bahwa, saat petugas BPRS akan melaksanakan pencairan BLT-DD yang seharusnya untuk 40 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dana yang ada hanya untuk 15 KPM.
“Ini sangat aneh, sesuai data yang ada penerima BLT-DD ada 40 KPM, namun dana yang ada hanya untuk 15 KPM dengan kapasitas Rp 900.000, untuk 3 bulan,” ujarnya.
Ironisnya kata Pongli, seharusnya dana BLT-DD dari Bank Jatim di transfer utuh ke BPRS.
“Ini sangat aneh, seharusnya BPRS menerima transferan dari Bank Jatim utuh, kalau untuk 40 KPM @ Rp 900.000 sebesar Rp 36.000.000 tapi kenapa hanya untuk 15 KPM,” terangnya.
Sementara itu, Camat Kangayan Nurullah, SH yang dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya membenarkan bahwa pada hari Senin 10 Februari 2025 rencananya petugas BPRS akan mencarikan BLT-DD tahap ke IV tahun 2024.
Namun gagal karena penanggung jawab (Kades) tidak menghadiri acara tersebut.
“Penanggung jawab pencairan BLT-DD adalah kepala desa Kangayan, tapi yang bersangkutan tidak ada di tempat,” jelas Camat Nurullah













