
SUMENEP | Sigap88 – DPRD Sumenep menyoroti proyek pembangunan yang belum selesai sesuai target. Bahkan proyek itu molor dari target yang telah ditentukan.
Proyek yang mendapat perhatian serius adalah pembangunan gedung baru DPRD Sumenep, yang hingga kini belum rampung 100 persen
Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin menyatakan akan memanggil pihak pelaksana atas lambatnya penyelesaian proyek tersebut.
“Saya memanggil pihak pelaksana pembangunan gedung DPRD Sumenep yang baru dan hari ini dia akan menghadap kepada kami,” kata ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin saat ditemui oleh media sigap88.com, Rabu (04/12).
Pertemuan itu, kata Zainal Arifin untuk memastikan selesainya 100 persen pembangunan gedung DPRD Sumenep, sehingga dapat menentukan kapan akan pindah dari gedung DPRD yang lama ke gedung DPRD Sumenep yang baru.
“Kami minta keputusan pihak pelaksana kapan rampungnya pembangunan gedung DPRD Sumenep dan dapat pindah dari gedung yang lama ke gedung yang baru,” jelasnya.
Ketua DPRD Sumenep mengatakan, ketika pelaksanaan paripurna dan pembahasan yang dilaksanakan di gedung DPRD Sumenep yang baru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan kurang maksimal seperti sound sistem.
“Sound sistem atau mic yang ada di gedung DPRD yang baru tidak semaksimal seperti di gedung DPRD yang lama,” ujarnya
Politisi PDI-P ini, menekankan kepada Dinas PU selaku leading sektornya agar pekerjaan tersebut betul betul diawasi sehingga, menjadi gedung yang representatif, sesuai dengan rab.
“Saya mengkritik bahwa di lift tersebut perlu di perhatikan, karena lift yang ada itu apabila dioperasikan, semuanya lift yang ada bergerak,” terangnya.
Bahkan, Zainal menerangkan bahwa ada beberapa titik yang mengalami kebocoran apabila hujan dan ada beberapa ruangan seperti ruangan pimpinan DPRD, wakil 1, 2 dan 3 serta ruangan para Kabag masih belum selesai.
“Jadi saya menilai gedung DPRD ini belum selesai 100 persen perlu pengawasan yang intens dari pihak terkait, terutama dari pihak PU, mengenai kualitas dan mikirnya waktu yang telah ditentukan” tegasnya
“Apabila gedung tersebut betul betul selesai 100 persen, perpindahan kami ke gedung yang baru terlebih dahulu melakukan selamatan atau baca Sholawat dan doa bersama,” pungkasnya














