
SUMENEP | SIGAP88 – Pemkab Sumenep sangat peduli untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh tani dan buruh pabrik rokok dengan menyalurkan BLT DBHCHT
Terbukti dari tahun ke tahun penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) semakin meningkat dengan tujuan untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.
BLT DBHCHT bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok.
Kepala Dinsos P3A Sumenep, Mustangin melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Erwin Hendra mengatakan, jumlah penerima BLT DBHCHT sebanyak 3.150, yang terdiri dari buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok
Erwin memaparkan bahwa, setiap buruh mendapat Rp 300.000/bulan, selama 3 bulan, dengan total Rp 900.000 sekali pencairan saja.
“Jadi total anggaran yang di salurkan kepada 3.150 penerima BLT DBHCHT di tahun 2024 ini,sebesar Rp 2 miliar 835 juta,” kata Erwin, Selasa (29/10).
Untuk buruh tani tembakau sambung Erwin, sebanyak 895 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 25 desa, “dan buruh pabrik rokok sebanyak 2.255 tersebar di 54 pabrik rokok di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.
“Alhamdulillah, saat ini sudah tuntas penyaluran BLT DBHCHT yang sudah di tarik dari Bank BPRS. Kami telah mapping ke daerah penerima BLT DBHCHT dan telah terealisasi semua,” tuturnya.
Bantuan ini, ujar Erwin guna memberikan manfaat peningkatan ekonomi masyarakat, baik buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok, dengan harapan, melalui tagline Bismillah Melayani dari Bupati Achmad Fauzi di tahun 2025 nanti akan meningkat penerima BLT DBHCHT.
“Selain untuk meningkatkan ekonomi para buruh, juga mendorong bagaimana mengurangi pengangguran,” imbuhnya
Terpisah, Kabag perekonomian Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar menyampaikan, realisasi dana DBHCHT di 7 OPD sudah mencapai 70 persen di triwulan ke 3.
“Kami Bagian perekonomian selaku sekretariat melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan DBHCHT,” ucapnya












