Sumenep | Sigap88 – Angin Puting beliung yang melanda warga Dusun Bajo Desa Sadulang Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengakibatkan 1 pohon kelapa tumbang dan 4 rumah warga mengalami rusak serta 1 Aula pesantren ikut rusak. Sabtu, (26/02) sekira pukul 08.30 wib.

Kasihunas Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H menyampaikan dalam rilis group, dalam beberapa hari ini intensitas hujan sangat tinggi yang disertai dengan angin kencang.

Baca Juga  Yankes Bergerak Jatim di Pulau Raas, Tenaga Kesehatan Tradisional Layani Puluhan Pasien

“Beberapa hari ini memang intensitas hujan cukup tinggi yang disertai dengan angin kencang,” kata Kasihunas Widiarti

Angin kencang kata Widiarti yang melanda dusun Bajo Desa Sadulang Kecamatan setempat mengakibatkan 4 rumah dan 1 aula pesantren rusak, juga 1 batang pohon kelapa roboh.

“Dalam kejadian bencana alam angin puting beliung tidak ada korban jiwa namun kerugian yang di alami oleh warga cukup besar,” ucap Widi.

Berikut rumah warga yang dilanda bencana alam angin puting beliung beserta taksasi kerugian yang di alami nya:

Baca Juga  Komandan Korem 084 Bhaskara Jaya Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Ini Pesan Brigjen TNI Kohir

1. Jamarrang.
Seluruh atap rumah hancur dengan kondisi rumah rusak berat dengan mengalami tafsiran kerugian 20 juta.

2. Genta marendra.
Sebagian genteng rumah rusak dan bagian belakang roboh. Diperkirakan tafsiran kerugian 2 juta.

3. Rusmini.
Genteng belakang rumah dan asbes rusak perkiraan tafsiran kerugian sekitar 1.5 juta.

4. Suburi.
Rumah bagian belakang tertimpa pohon kelapa dan tafsiran kerugian 1 juta.

Baca Juga  Meresahkan, Polres Pamekasan Amankan Pemuda Sampang Bawa Sajam dan 9 Unit Motor Hasil Balap Liar

5. Aula pesantren Sabilul Muttaqien.
Asbes bagian samping rusak diperkirakan kerugian 1 juta.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE