Sumenep | SIGAP88 – Satreskrim Polres Sumenep secara resmi telah menetapkan 2 tersangka kasus penganiayaan dan pengancaman Yus dan Sahuri masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) usai dua kali mangkir

Penetapan status DPO tersebut berdasarkan diterbitkannya surat keputusan dengan Nomer: B/549/SP2HP-12/IX/2023/Satreskrim dengan tujuan atas nama Hartani warga Desa Poteran Kecamatan Talango sebagai pelapor. Hal ini diungkapkan oleh Syarkawi Ketua Brigade 571 Trisula Macan Putih (TMP) Madura

“Alhamdulillah kami mengapresiasi terhadap kinerja penyidik Polres Sumenep atas diterbitkannya surat keputusan DPO” ujar Syarkawi yang juga sebagai pendamping Hartani, Kamis(14/9) kepada sigap88.com

Syarkawi lebih lanjut berharap pasca diterbitkannya surat DPO tersebut, Polres Sumenep dapat sesegera mungkin dapat menangkap kedua orang tersangka.

Syarkawi Di Polres Sumenep
Ketua Brigade Tmp 571 Saat Melakukan Pendampingan Korban Hartani Di Polres Sumenep

“Dengan begitu, kami berharap Polres Sumenep cepat menemukan dan menangkap keduanya,” harap Syarkawi.

Sebelumnya diberitakan, Syarkawi, Ketua ormas Brigade 571 TMP Madura selaku pendamping Hartani warga Poteran Talango Sumenep yang menjadi korban kasus penganiayaan dan pengancaman oleh 2 orang yakni Sahuri dan Yus mendesak kepada Polres Sumenep segera menetapkan keduanya sebagai Daftar Pencarian Orang(DPO)

Pasalnya, keduanya yakni Yus dan Sahuri sudah dua kali dipanggil oleh penyidik Polres Sumenep, namun kedua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu tidak hadir alias mangkir tanpa alasan

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN