Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik bersama 961 kepala daerah dan wakilnya untuk masa jabatan 2025-2030. (Foto: Kominfo)

Surabaya | SIGAP88 – Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Armuji resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025).

Keduanya dilantik bersama 961 kepala daerah dan wakilnya untuk masa jabatan 2025-2030.

Usai pelantikan, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan untuk segera tancap gas bekerja menjalankan sejumlah program prioritas.

Ia menekankan pentingnya melanjutkan program yang sudah berjalan, terutama dalam menuntaskan permasalahan stunting di Kota Pahlawan.

“Banyak hal yang akan kita lakukan, kita meneruskan, karena masih ada stunting di Surabaya meskipun itu adalah penyakit bawaan, tapi harus kita selesaikan,” kata Walikota Eri Cahyadi dalam keterangannya, yang diterima redaksi sigap88.com Kamis (20/2/2025).

Selain itu, Eri juga berkomitmen serta bekerja keras untuk melakukan upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pahlawan.

Eri Cahyadi menyatakan, pekerjaan rumah lainnya yang menjadi prioritasnya adalah upaya pemberantasan peredaran minuman keras ilegal, warung pangku, dan praktik perjudian, yang dianggapnya dapat merusak masa depan bangsa.

Baca Juga  Dishub Jombang Buka Program Mudik Gratis 2026

“Jadi banyak hal yang kita lakukan, tapi saya ingin Surabaya ini menjadi kota yang luar biasa, menjadi kota yang tidak merusak anak cucunya, kota yang bisa menjaga kepribadian anak cucunya. Itu tidak ada semua, harus kita bersihkan di Kota Surabaya dari hal seperti itu,” tegasnya.

Eri optimistis dengan sinergi dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan berbagai stakeholder, akan membawa kemajuan dan kebaikan bagi Surabaya.

“Pak Presiden juga menyampaikan, itu bisa disampaikan pada waktu retret, sehingga ada tukar pendapat antara pemerintah pusat dan daerah. Sehingga memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan di Kota Pahlawan ini bukan hanya ada pada walikota dan wakilnya, tetapi juga seluruh warga Surabaya. Hal itu sebagaimana telah ia buktikan saat memimpin Surabaya dalam tiga tahun terakhir

Baca Juga  Kapolres dan Wakil Bupati Nganjuk Hadiri Safari Ramadan di Desa Dawuhan

Sementara itu, dalam melaksanakan dan mensukseskan segenap program tersebut, kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Surabaya sudah melakukan banyak efisiensi, tapi memang betul, kalau kita mengandalkan APBD, juga tidak akan bisa terealisasi dalam waktu dekat. Tapi bagaimana kita bisa melakukan pembiayaan-pembiayaan, sehingga pembangunan bisa berjalan cepat dan dirasakan oleh rakyat Surabaya,” ucapnya

Dirinya juga menekankan bahwa ia tidak bisa hanya bekerja sendirian membangun kotw Surabaya, tetapi juga perlu sokongan dari seluruh warga Kota Surabaya.

“Karena tiga tahun saya memimpin sudah bisa membuktikan itu, yang terjadi pemimpin Kota Surabaya adalah semua warga Surabaya. Matur nuwun (terima kasih), tetap semangat untuk warga Surabaya, tetap menjadi satu bagian keluarga besar, kita buktikan bahwa Surabaya adalah yang terbaik,”ungkap Eri

Pada periode kedua ini, Eri juga menggarisbawahi lima program prioritas yang akan digeber Pemkot Surabaya.

Salah satunya adalah terkait pemberantasan peredaran minuman keras ilegal dan praktik perjudian.

Baca Juga  Bupati Achmad Fauzi Ajak KNPI Sumenep Aktif Beri Dukungan Pembangunan Daerah

“Jadi banyak hal yang kita lakukan, tapi saya ingin Surabaya ini menjadi kota yang luar biasa, menjadi kota yang tidak merusak anak cucunya, kota yang bisa menjaga kepribadian anak cucunya,” jelas dia.

Maka dari itu, Eri menuturkan bahwa ia tidak ingin ada peredaran miras ilegal, warung pangku maupun praktik perjudian di Surabaya.

“Itu tidak ada semua, harus kita bersihkan di Kota Surabaya dari hal seperti itu,” tegasnya.

Di akhir, Eri menegaskan bahwa kebijakan ini menjadi prioritas utama dalam menjaga masa depan Surabaya untuk generasi mendatang.

“Itu menjadi prioritas utama kita menjaga Kota Surabaya untuk anak cucu kita,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE