SUMENEP | Sigap88 – Ratusan masyarakat Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong berjubel antri yang akan memeriksakan mata dan Telinga Hidung dan tenggorokan (THT) di Puskesmas Gayam. Jum’at (25/10).

Antrian tersebut dilakukan oleh masyarakat demi mendapat pelayanan kesehatan yang merupakan program yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur berupa, Pelayanan Kesehatan Bergerak.

Sesuai apa yang disampaikan oleh kordinator program Pelayanan Kesehatan Bergerak Wahyuti, pelayanan operasi mata dan THT dilakukan di Puskesmas Gayam.

Baca Juga  Menteri Koperasi RI Kukuhkan Pengurus Kitmas di Pamekasan

“Pelaksanaan operasi mata dan THT dilaksanakan di Puskesmas Gayam,” kata Wahyuti. Jum’at (25/10).

Wahyuti menegaskan, pertama kami lakukan screening dan selanjutnya akan dilakukan operasi. “Kami masih menunggu hasil Screening untuk melakukan operasi,” tegasnya.

Salah satu calon pasien operasi mata, Juhari warga desa Pancor menyampaikan, dirinya sudah 3 tahun mengalami permasalahan penglihatan (Mata).

“Alhamdulillah, ada program Pelayanan Kesehatan Bergerak dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga kami hari ini memeriksakan diri untuk di lakukan operasi,” kata Juhari.

Baca Juga  Bahayakan Pengendara, Babinsa Koramil 0826-11 Batumarmar bersama Warga Dusun Nancak bersihkan Kayu Pohon Tumbang

Kepala Puskesmas Gayam Encung Haryono mengatakan kepada media sigap88, melalui program provinsi Jatim Pelayanan Kesehatan Bergerak dapat mempermudah layanan operasi mata, THT dan lainnya.

“Masyarakat Kepulauan Sapudi yang mengalami permasalahan mata dan THT mendapatkan operasi melalui program Pelayanan Kesehatan Bergerak dari program dari provinsi Jatim,” jelasnya.

“Selain melakukan operasi mata, personil dari Pemprov Jatim melakukan penyuluhan dan melakukan akupresur dan akupuntur,”.pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE