Puskesmas Rubaru Overload Pasien

438
Puskesmas Rubaru Overload Pasien
Light Dark Dark Light

SUMENEP | SIGAP88 – Puskesmas Rubaru yang berada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami overload, lantaran banyaknya pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Rubaru.

Kepala Puskesmas Rubaru Desy Febryana membenarkan bahwa beberapa hari yang lalu pasien di Puskesmas Rubaru mengalami overload

Advertisement

“Saat musim pennghujan ini banyak pasien yang masuk ke Puskesmas Rubaru untuk mendapatkan pelayanan rawat inap,” kata Desy Febryana, Rabu (10/01).

Baca Juga  Pasca Pemilu 2024, Tokoh Agama di Pamekasan Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Menurutnya, awal musim penghujan ini pasien yang masuk ke Puskesmas Rubaru adalah penderita penyakit diare dan Demam Berdarah Dengue (DBD). “Yang paling banyak pasien penderita diare atau muntaber” ujarnya.

Dengan membludaknya pasien di Puskesmas Rubaru sehingga tempat tidur pasien tidak mencukupi, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Puskesmas lain

“Kami melakukan koordinasi dengan Puskesmas tetangga seperti Puskesmas Ambunten,” jelasnya.

Baca Juga  Pj Bupati Pamekasan Hadiri Pemasangan Patok Batas Tanah Program PTSL

Ia juga menyarankan kepada keluarga pasien untuk dirawat di Puskesmas lain yang berdekatan jaraknya

“Dikarenakan keterbatasan tempat tidur pasien maka, kami mengimbau kepada keluarga pasien, untuk dirawat di Puskesmas sebelah dengan kapasitas kami memfasilitasi ambulance,” terang Desy.

Penderita DBD sambung Desy, di wilayah kecamatan Rubaru ada beberapa titik yang rawan DBD.

Baca Juga  Wagub Jatim : Kebutuhan Air Sangat Penting Bagi Masyarakat Madura

“Kami melakukan fogging terhadap wilayah desa Kalebbengan dan di salah satu pesantren ,”papar Desy.

Desy mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai meningkatnya wabah menyakiti di saat musim penghujan.

“Ayo tingkatkan kebersihan lingkungan dan jaga vitalitas diri” pungkasnya

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE