SUMENEP | SIGAP88 — Sebanyak pelajar terpilih yang menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumenep 2026 resmi dikukuhkan. Mereka diminta tidak hanya menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga membawa nilai kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Sumenep berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu (15/8/2026). Prosesi pengukuhan ditandai dengan pemasangan kendit secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, para anggota Paskibraka memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi generasi muda.

“Paskibraka harus menjadi teladan bagi generasi muda. Integritas, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan harus menjadi karakter yang melekat dalam diri mereka secara konsisten,” kata Bupati Fauzi dalam sambutannya.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mendapat tugas mengibarkan Sang Merah Putih. Di balik tugas tersebut terdapat nilai pendidikan karakter dan kebangsaan yang diharapkan dapat membentuk pribadi generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara.

“Paskibraka memiliki posisi istimewa karena mereka bukan sekadar pengibar bendera. Mereka juga menjadi cermin karakter pelajar yang mencintai bangsa dan negara,” ujarnya.

Bupati menilai proses pembinaan Paskibraka harus mampu membangun sikap disiplin, kekompakan, tanggung jawab, serta mental pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut, kata dia, jangan berhenti selama masa pelatihan, tetapi harus menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme agar nilai perjuangan para pahlawan terus hidup dalam generasi muda Sumenep,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas sebagai Paskibraka tidak berakhir setelah pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI. Keteladanan justru harus terlihat dalam lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Jangan berhenti menjadi Paskibraka setelah upacara selesai. Terapkan disiplin, kerja sama, pantang menyerah, dan cinta Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten,” pesan Bupati Fauzi.

Diminta Tampil Percaya Diri

Menjelang pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kesiapan fisik dan mental. Persiapan yang matang dinilai menjadi bagian penting agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik.

Selain kemampuan teknis dalam pelaksanaan upacara, anggota Paskibraka juga diminta menjaga kekompakan dan konsentrasi. Integritas menjadi bagian penting yang harus terus dipelihara selama menjalankan tugas maupun setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Bupati berharap para anggota Paskibraka mampu menjadi agen perubahan yang memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Jaga kedisiplinan, kekompakan, dan konsentrasi. Tampilkan kemampuan terbaik dengan percaya diri sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan dan kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi penanda kesiapan Paskibraka Kabupaten Sumenep untuk menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi para pelajar yang terpilih, tugas tersebut bukan hanya tentang menjaga kesempurnaan prosesi pengibaran bendera, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui disiplin, tanggung jawab, prestasi, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN