SURABAYA | SIGAP88 – Jumlah penumpang yang naik dan turun di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

GM Cabang Kalimas dan GSN PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo Sub Regional Jawa, Ana Adiliya mengatakan, hingga 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 116.400 penumpang melakukan aktivitas perjalanan laut melalui pelabuhan Tanjung Perak

”Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, peningkatan ini didominasi oleh sejumlah rute utama yang menunjukkan tren positif” ujar Ana, Minggu(4/1)

Ana memaparkan, rute yang mengalami tren peningkatan positif antara lain Surabaya–Makassar, Surabaya–Balikpapan, serta Surabaya–Lombok (NTB) yang mengalami peningkatan jumlah penumpang cukup signifikan

Baca Juga  Koramil 0830-02 Semampir Kawal Pendistribusian bantuan Pangan di Kelurahan Ampel Surabaya

”Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 diperkirakan akan terjadi pada H+3” terangnya

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelindo Regional 3 telah menyiapkan berbagai fasilitas tambahan demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“Kami melakukan penambahan kapasitas ruang tunggu sementara, serta menyiapkan ruang tunggu prioritas yang diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu dengan balita, lanjut usia, serta penyandang disabilitas,” jelasnya.

Selain itu, Pelindo juga memasang berbagai informasi penunjang untuk memudahkan penumpang memperoleh informasi perjalanan.

Koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta unsur keamanan yang tergabung dalam posko terpadu turut ditingkatkan.

“Kami berharap penyelenggaraan angkutan Nataru dapat berjalan tertib, lancar, dan aman,” tambah Ana.

Baca Juga  Momentum Hari Kartini, Polwan Satlantas Polrestabes Surabaya Bagikan Helm dan Cokelat

Pelindo juga mengimbau para penumpang agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan laut.

Mengingat waktu tempuh transportasi laut yang relatif panjang, penumpang diharapkan menjaga kondisi fisik dan membawa obat-obatan pribadi

“Kami mengimbau penumpang untuk tetap tertib, menjaga barang bawaan, datang ke pelabuhan tepat waktu agar tidak tertinggal kapal, serta selalu memesan tiket secara online guna menghindari praktik percaloan,” terangnya.

Terkait dampak lonjakan penumpang terhadap arus logistik barang, Ana memastikan bahwa hal tersebut dapat diminimalkan melalui penerapan pemisahan zona operasional.

“Dengan pemisahan zona, pelayanan penumpang dan barang dapat berjalan secara paralel tanpa saling mengganggu,” katanya.

Baca Juga  Polda Jatim Musnahkan 22 Kilogram Kokain Hasil Temuan di Sumenep

Dari sisi cuaca, kondisi di Pelabuhan Tanjung Perak saat ini terpantau relatif aman. Meski demikian, Pelindo tetap menjalin koordinasi intensif dengan KSOP dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk atau ekstrem.

“Secara umum kondisi cuaca aman, namun kami tetap waspada dan siap mengantisipasi segala kemungkinan,” tandasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE