DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-493

251
Light Dark Dark Light

Pamekasan | SIGAP88 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Madura, Jawa Timur menggelar Rapat Paripurna hari jadi Kabupaten Pamekasan ke- 493 dengan memakai bahasa Madura Jum’at (03/11).

Rapat Paripurna berlangsung di gedung rapat DPRD Pamekasan dihadiri oleh ketua DPRD Pamekasan beserta anggota, Forkopimda, kepala OPD, Camat dan tokoh masyarakat.

Advertisement

Ketua DPRD Pamekasan Moh. Halili usai Paripurna menyampaikan, hari jadi Kabupaten Pamekasan merupakan refleksi kita untuk menilai hasil kerja sehingga kita lebih meningkatkan kembali apa yang telah kita kerjakan.

Baca Juga  Jabatan Khofifah Berakhir Besok, Pj Gubernur Jatim Belum Diumumkan

“Dengan bertambahnya usia ini akan menunjukkan sikap kedewasaan dengan.menunjukkan kinerja yang lebih inovatif, kreatif dan produktif sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Halili.

Halili menjabarkan tentang makna Pamekasan inovatif merajut kebersamaan mewujudkan Pamekasan inovatif, menghadirkan sesuatu yang sebelumnya belum ada menjadi ada.

“Sesuatu yang inovatif akan memberikan dampak yang lebih baik kepada masyarakat sehingga kehadiran pemerintah yang inovatif akan semakin dirasakan oleh masyarakat,” paparnya.

Baca Juga  Ribuan Massa Ikuti JJS SNI, Pemenangan Prabowo - Gibran di Pamekasan

Sementara itu Pj Bupati Pamekasan Masrukin mengatakan, hari jadi Kabupaten Pamekasan ini mengingatkan kita tentang perjuangan para pemimpin terdahulu dalam memberikan kontribusi pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

Melalui hari jadi Kabupaten Pamekasan ke-493 dengan tema “Pamekasan Harmoni” merajut kebersamaan untuk Pamekasan inovatif

“Saat ini kita dihadapkan dengan pelaksanaan pemilu, jadi tema ini merupakan kebersamaan dalam menjaga kerukunan dan keamanan serta kesuksesan dalam pesta rakyat,” ungkap pj Bupati Pamekasan Masrukin.

Baca Juga  Pj Bupati Pamekasan bersama Bulog Sub Divre Madura Salurkan Beras Murah kepada Warga

Sehingga Pamekasan “Hebat” yang menjadi jargon pemimpin sebelumnya mencapai Pamekasan yang Rajeh, Bejjreh tor Parjugeh.

“Kita sebagai penerus mempunyai kewajiban untuk bisa merefleksikan apa yang telah di kerjakan sebelumnya dan meningkatkan inovasi demi peningkatan pembangunan serta menciptakan Pamekasan yang Hebat,” imbuhnya

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE