Disbudporapar Sumenep Berencana Revitalisasi Sarana dan Prasarana

8791

Sumenep | SIGAP88 – Bidang olahraga merupakan salah satu bidang yang sangat banyak diminati oleh setiap orang, tak terkecuali olahraga sepak bola di kabupaten Sumenep sendiri saat ini menjadi salah satu atensi dalam mengembangkan calon generasi baru

Namun di samping itu ada beberapa hal yang harus di perhatikan salah satunya terkait fasilitas stadion Ahmad Yani, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, M.Iksan mengatakan, di areal tribunnya harus di lakukan rehabilitasi

“Saya tidak akan menutup mata terkait beberapa fasilitas yang ada di dalamnya seperti di area tribunnya lebih tepatnya tribun utama itu membutuhkan rehabilitasi total, dengan perkiraan kurang lebih sebesar Rp 8 M”. kata Iksan. Selasa (06/06).

Advertisement
Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-78, Polsek Kangean Buka Pendaftaran Turnamen Bola Voli

Sebab berdasarkan pantauan dari pihak Disbudporapar bagian yang harus dilakukan rehab itu memang bagian tribun, dan yang paling wajib di bagian tribun utama

“Kami sangat khawatir ketika nanti ada kegiatan dan kemudian ada insiden yang tidak di inginkan seperti ambruk atau lain sebagainya”. Jelasnya

Dengan hal itu Disbudporapar pada tahun 2022 kemarin sudah mengusulkan kepada APBD tingkat satu Jatim, bahkan sampai mengusulkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) namun masih belum berhasil

Baca Juga  Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Koramil 0826-08 Palengaan Panen Raya Jagung

“Tahun ini kami kembali mengajukan kepada APBD tingkat 1 provinsi Jatim dalam bentuk Bantuan Keuangan (BK), dan alhamdulilah insya allah mendapatkan lampu hijau (akan di setujui)”. Terangnya

Di akhir wawancara, Ikhsan juga berharap kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) cabang Sumenep dalam hal meningkatkan minat para pemuda agar lebih semangat lagi bermain sepak bola harus sering-sering menggelar Kompetisi kelompok usia, seperti usia dari 11-13 tahun, 13-15 tahun, 17-19 tahun, dan Umum (Utama)

Baca Juga  Pj Gubernur Jawa Timur Dukung Komitmen Presiden Jokowi Dalam Pengelolaan Air Bersih

“Jadi menurut kami ini harus di gulirkan, karena dari usia dini 11-19 tahun tidak di gelar di khawatirkan penggatinya (penerusnya) tidak ada, sehingga SBB yang melatih itu bisa mengukur sampai dimana berlatih nya para atlit pemula di club-club yang ada di PSSI” ucapnya

“Diharap dengan di gelarnya turnamen (kejuaraan) dengan berbagai kelompok usia akan bisa meningkatkan minat para penerus selanjutnya,” pungkas Iksan.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE