
SUMENEP | SIGAP88 – Angin kencang yang terjadi di desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengakibatkan pohon besar tumbang menimpa sebuah rumah sehingga rusak parah. Kamis ,(23/01/2026) sekira pukul 06.00 wib.
Pohon besar yang tumbang tersebut menimpa rumah yang terbuat dari papan milik Waris (36) serta istri dan anaknya di dusun Tanjung Pagar Desa Pagerungan Kecil.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya pemilik rumah (Waris) mengalami luka ringan saat melindungi anaknya.
Salah satu warga setempat bernama Bakri mengatakan bahwa beberapa hari ini terjadi angin kencang di wilayah desa Pagerungan Kecil yang keberadaannya di kepulauan.
“Kejadian pohon tumbang yang mengakibatkan atap ramah Waris tidak ada korban jiwa hanya luka ringan yang dialami oleh waris,” kata Bakri.
Namun kerugian material cukup besar yang dialami korban Waris sekeluarga.
“Kejadian itu membuat warga panik, takut pohon pohon besar akan tumbang juga, karena angin beberapa hari ini sangat kencang,” ujarnya.
Sementara itu, perangkat Desa Pagerungan Kecil bersama warga setempat langsung melakukan gotong royong membersihkan material pohon yang menimpa rumah korban.
Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya mengingat keterbatasan sarana di wilayah kepulauan.
Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Sumenep Dapil VII Kepulauan, Syamsul Bahri, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait agar segera turun tangan memberikan bantuan kepada warga terdampak.
“Pemerintah daerah harus segera hadir. Warga kita di kepulauan sangat rentan terhadap cuaca ekstrem. Bantuan darurat dan perbaikan rumah harus segera dilakukan agar korban bisa kembali tinggal dengan aman,” terang Bahri
Politisi yang dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat kepulauan itu juga mendorong BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep untuk melakukan pendataan cepat serta memberikan bantuan logistik dan material bangunan.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama yang rumahnya berada di sekitar pohon-pohon besar.
“Kami juga mengingatkan agar dilakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan permukiman warga, sebagai langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Desa Pagerungan Kecil telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kecamatan dan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep, khususnya kawasan kepulauan Sapeken.













