SUMENEP | SIGAP88 — Hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Jokotole, Kabupaten Sumenep, ketika jarum jam menunjukkan pukul 00.01 WIB, Sabtu (15/8/2026).

Di tengah suasana malam yang sunyi, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berdiri dalam satu barisan untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat di kompleks TMP Jokotole. Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan ikrar penghormatan kepada para pahlawan yang dimakamkan di tempat tersebut.

Dalam renungan suci itu, penghormatan diberikan kepada para pahlawan dari berbagai latar perjuangan. Mereka terdiri atas 26 anggota angkatan bersenjata, satu pegawai sipil, lima pejuang rakyat, serta enam pahlawan yang tidak dikenal.

Di hadapan pusara para pejuang, seluruh peserta mengenang pengorbanan mereka yang telah mengabdikan hidup demi bangsa dan negara.

“Kami yang hadir pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB, pada upacara untuk memperingati akan jasa-jasa para pahlawan, angkatan bersenjata 26 orang, pegawai sipil satu orang, pejuang rakyat lima orang dan pahlawan tak dikenal enam orang, menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan bangsa dan negara.”

Ikrar tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini tidak lahir begitu saja. Di baliknya terdapat pengorbanan, keberanian, dan perjuangan panjang para pendahulu.

Dalam suasana penuh keheningan, ikrar kemudian dilanjutkan dengan tekad untuk meneruskan perjuangan para pahlawan.

“Kami bersumpah dan berjanji perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga,” demikian ikrar yang dibacakan Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu selaku inspektur upacara.

Doa juga dipanjatkan agar seluruh arwah para pahlawan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami berdoa semoga arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapatkan tempat semestinya,” demikian doa yang dipanjatkan dalam rangkaian renungan suci tersebut.

Usai Apel Kehormatan dan Renungan Suci, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Tabur bunga dilakukan jajaran pimpinan Forkopimda Kabupaten Sumenep sebagai bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi Sumenep, renungan suci bukan sekadar agenda seremonial menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Momentum tersebut menjadi ruang untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan memiliki harga yang dibayar dengan pengorbanan para pejuang, termasuk mereka yang namanya mungkin tidak tercatat dalam sejarah, tetapi jasanya tetap menjadi bagian dari perjalanan bangsa.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN