SUMENEP | SIGAP88 — Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa membangun sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari lingkungan keluarga. Karena itu, kehadiran seorang ayah dalam proses pengasuhan dinilai menjadi fondasi penting untuk membentuk karakter, moral, dan masa depan anak di tengah derasnya tantangan era digital.

Pesan tersebut mengemuka dalam Apel Gabungan memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (29/6/2026). Apel dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, yang membacakan amanat tertulis Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam amanatnya, Bupati menyoroti fenomena fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak yang kini menjadi tantangan serius bagi banyak keluarga. Menurutnya, peran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara nyata dalam setiap proses tumbuh kembang anak.

“Sumber daya manusia yang unggul dalam proses membangunnya harus mulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, ayah yang melibatkan dirinya pada pengasuhan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Agus membacakan sambutan Bupati.

Ayah sebagai Teladan Karakter

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Harganas tahun ini menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, keterlibatan ayah dinilai semakin penting agar anak tidak kehilangan arah dalam membangun nilai, etika, dan kepribadian.

Bupati mengajak seluruh ayah di Kabupaten Sumenep untuk meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga. Kehadiran ayah, menurutnya, bukan hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga berperan besar dalam membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecerdasan emosional anak.

“Seorang ayah selain memberikan kasih sayang dan perhatian, harus mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu ditunjukkan melalui sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Kabupaten Sumenep,” lanjutnya.

Keluarga Menjadi Pondasi Masa Depan

Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai tantangan zaman menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, serta kepedulian sosial. Karena itu, kebutuhan anak saat ini bukan semata-mata terpenuhinya aspek materi, melainkan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan dari kedua orang tua.

Momentum Harganas ke-33 diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh keluarga untuk menciptakan lingkungan rumah yang aman, harmonis, dan penuh kasih sayang sebagai ruang pertama dalam membentuk pribadi anak.

“Keluarga adalah sekolah pertama untuk mencetak anak yang beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi. Ini menjadi fondasi utama kita dalam menghadapi tantangan masa depan demi menuju Kabupaten Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Agus Dwi Saputra membacakan amanat Bupati.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN