SURABAYA | SIGAP88 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Jawa menyambut kedatangan kapal pesiar internasional MV Vista yang melakukan sandar perdana di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Jumat (24/4).
Kapal berbendera Kepulauan Marshall ini memiliki panjang keseluruhan 242 meter dengan bobot 68.870 Gross Tonnage (GT), serta mengangkut 1.085 wisatawan mancanegara.
Para tamu asing tersebut direncanakan akan mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan di Kota Surabaya dan sejumlah kawasan di Provinsi Jawa Timur.
Kehadiran kapal pesiar berkapasitas besar ini menjadi tonggak penting, sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan operator kapal pesiar internasional terhadap kualitas pelayanan dan kelengkapan fasilitas yang tersedia di Pelabuhan Tanjung Perak.
Kepala Sub Regional Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, menyatakan bahwa kedatangan MV Vista merupakan wujud nyata sinergi antara pihak pengelola pelabuhan, Pemerintah Kota Surabaya, serta para pemangku kepentingan dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kunjungan perdana MV Vista ke Pelabuhan Tanjung Perak menjadi momentum positif bagi pertumbuhan industri wisata kapal pesiar di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Kedatangan lebih dari seribu wisatawan mancanegara ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga transportasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta sektor pendukung lainnya. Pelindo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas guna mengukuhkan posisi Tanjung Perak sebagai salah satu gerbang utama wisata bahari Indonesia,” ujar Purwanto.
Sementara itu, Manajer Cabang Kalimas Sub Holding Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menjelaskan bahwa serangkaian persiapan teknis dan operasional telah dilakukan secara matang untuk menjamin kelancaran seluruh proses pelayanan.
“Dari sisi operasional, kami telah memastikan kesiapan fasilitas dermaga, pengaturan alur pelayaran, serta melakukan koordinasi intensif dengan seluruh instansi terkait di lingkungan pelabuhan. Langkah ini ditempuh agar proses kedatangan hingga keberangkatan kapal berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kepelabuhanan yang berlaku. Selain itu, kami juga telah menyusun rekayasa alur pergerakan di beberapa titik di terminal penumpang untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung dan memastikan kenyamanan bersama,” jelas Ana.
Guna memberikan pengalaman yang berkesan, Pelindo Sub Regional Jawa bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam memperkenalkan kekayaan destinasi wisata Surabaya.
Para wisatawan dapat menikmati berbagai daya tarik budaya dan sejarah, mulai dari kunjungan ke Balai Kota Surabaya, penelusuran jejak sejarah di Hotel Majapahit, hingga mencicipi beragam kuliner khas di Pasar Genteng.
Sebagai bentuk penyambutan, pertunjukan seni dan budaya digelar di area kedatangan Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara(GSN)
Penampilan tarian tradisional serta alunan musik daerah seperti angklung disajikan untuk memberikan sambutan hangat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para tamu asing.
Ke depannya, Pelindo Sub Regional Jawa akan terus memperkuat kesiapan pelayanan kapal pesiar internasional melalui pembaruan fasilitas, optimalisasi sistem kerja, serta penguatan kerja sama lintas instansi.
Hal ini dilakukan untuk menjadikan Pelabuhan Tanjung Perak sebagai tempat persinggahan kapal pesiar dunia yang aman, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi.

















