
SUMENEP | SIGAP88 – Target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Sumenep terancam tak terpenuhi di tahun 2025
Kepala Disbudporapar Sumenep Moh Iksan menyampaikan kepada media sigap88.com, untuk target PAD tahun 2025 kemungkinan tidak tercapai.
“Di tahun 2024 target PAD sebesar Rp 874 juta dan saat ini tepatnya di awal bulan November kami mencapai Rp 823 juta,” kata Iksan, Rabu(5/11)
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Sumenep ini menyebut, tahun 2025 capaiannya masih minim.
Ia menjelaskan, pencapaian PAD dibandingkan dengan tahun 2024, kami masih kurang sekitar Rp 50 juta. Namun, target untuk tahun 2025 kami mempunyai target Rp 1 milyar 280 juta.
“Walau kemungkinan target tidak tercapai di tahun 2025, kami upayakan untuk tetap menambah pencapaian, kemungkinan sampai Rp 1 milyar,” tegasnya.
“Dari sisa kegiatan yang merupakan rentetan kalender event dan hari besar Natal dan tahun baru, kemungkinan capaian PAD tahun 2025 capai Rp 1 milyar,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinsos Sumenep ini menerangkan bahwa yang dominan dapat menopang PAD di Disbudporapar adalah wisata Salopeng dan Lombang.
“Adanya kegiatan event yang diselenggarakan oleh Pemkab Sumenep berdampak kepada pertumbuhan kunjungan wisata sehingga berdampak pula kepada perhotelan, penginapan, cafe, resto dan wisata kuliner serta meningkatkan pendapatan kepada para pelaku UMKM,” terangnya.
“Yang pasti setiap penyelenggaraan event, geliatkan ekonomi masyarakat, baik sektor transportasi dan kuliner,” pungkasnya
Untuk diketahui, bahwa PAD sektor pariwisata Sumenep bersumber dari tiga objek wisata yang dikelola langsung oleh Pemkab Sumenep
Pantai Slopeng, Pantai Lombang dan Museum Keraton Sumenep














