
SUMENEP | SIGAP88 – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah, Pemkab Sumenep menggelar kegiatan keagamaan bertajuk “Sumenep Bersholawat”.
Sholawat bersama terlaksana di depan labeng mesem keratin Soengenep dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Asisten, para OPD, Camat, para alim ulama dan masyarakat umum serta menghadirkan Gus Khoiron Zaini pimpinan Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq Sampang, Kamis (26/6) malam
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya mengatakan, Tahun Baru Islam merupakan momen penting untuk introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
“Tahun Baru Islam adalah momentum hijrah, bukan hanya sekadar berpindah tempat, tetapi juga berpindah sikap, berpindah hati dari keburukan menuju kebaikan,” ungkap Bupati Achmad Fauzi.
Dirinya berharap melalui “Sumenep Bersholawat” ini dapat menguatkan ikatan spiritual masyarakat, sehingga Kabupaten Sumenep senantiasa mendapatkan keberkahan, keselamatan, serta dijauhkan dari segala musibah.
“Acara ini yang di kemas dengan Sumenep bersholawat menjadi media memperkuat ukhuwah islamiyah demi mewujudkan Kabupaten Sumenep yang sejuk dalam kebersamaan, religius dalam nilai, dan bermartabat dalam tindakan,” ujarnya
Bupati mengajak seluruh masyarakat menebarkan kebaikan, menjauhi perpecahan, serta menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum untuk memperbaiki diri, keluarga, dan lingkungan, dalam rangka menciptakan Kabupaten Sumenep yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.
Ia menambahkan, “Sumenep Bersholawat” juga menjadi bagian dari upaya memperkokoh ukhuwah islamiyah dan membangun karakter masyarakat yang religius,” imbuhnya
Terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep, Kamiluddin menyatakan, kegiatan ini salah satu bagian dari program peningkatan spiritualitas masyarakat, untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin menumbuhkan semangat religius di tengah masyarakat untuk mendekatkan hati kepada Allah SWT dan Rasul-Nya,” tuturnya.














