Surabaya | SIGAP88 – Pemkot Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di halaman Balai Kota pada Jumat (25/4/2025).

Upacara yang berlangsung tertib dan khidmat ini diikuti oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Dalam upacara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Ikhsan, yang mewakili Walikota Surabaya Eri Cahyadi membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Amanat tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan otonomi yang transparan, aktif, serta akuntabel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada segenap jajaran Pemkot Surabaya yang telah hadir dalam upacara peringatan Hari Otoda ke-29. Marilah kita manfaatkan momentum ini untuk menguatkan sinergi dalam melaksanakan otonomi daerah yang transparan,” ujar Ikhsan dalam sambutannya.

Baca Juga  Polda Jatim Bongkar Komplotan Penyalahgunaan Data Pribadi dan Penerbitan SIM Card Ilegal

Ikhsan menekankan bahwa Pemkot Surabaya terus memperkuat komitmen dan mengharmonisasikan langkah bersama pemerintah pusat untuk menyukseskan program-program menuju Indonesia Emas 2045.

Hal ini selaras dengan tema Hari Otoda ke-29, yaitu “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Kita berkomitmen untuk senantiasa melangkah bersama dalam mensukseskan program-program menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ikhsan menyampaikan beberapa fokus strategis yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah, sesuai dengan amanat Kemendagri.

Pertama, adalah upaya mewujudkan swasembada pangan dengan menguatkan regulasi, dukungan anggaran dan teknologi yang diiringi penguatan sumberdaya manusia pada bidang pertanian.

“Kedua, upaya mewujudkan swasembada energi melalui optimalisasi sumberdaya domestik, diversifikasi energi, efisiensi dan dukungan kebijakan. Keempat, ialah pengelolaan sumberdaya air melalui peningkatan infrastruktur, pengembangan teknologi inovatif, penegakan hukum serta meyiapkan perangkat kebijakan secara signifikan,” ujar Ikhsan.

Baca Juga  Dinsos P3A Sumenep Bentuk Satgas PPA Tingkat Desa di Kecamatan Arjasa

Selanjutnya, ungkap Ikhsan, kelima, mengembangkan kewirausahaan yang dapat membuka lapangan kerja melalui kemudahan memulai bisnis dan akses permodalan.

Keenam, peningkatan akses dan kualitas pendidikan melalui kolaborasi pemerintah (pusat dan daerah), swasta dan masyarakat dengan memfokuskan pada beberapa hal utama yakni, pemerataan akses infrastruktur, beasiswa, dan digitalisasi), peningkatan kualitas (guru, kurikulum, dan fasilitas), serta pengawasan dan keterlibatan publik.

“Ketujuh adalah Upaya untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau. kedelapan ialah mewujudkan reformasi birokrasi dan penegakan hukum untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” imbuhnya.

Baca Juga  Perkuat Transparansi ESG, PT Terminal Petikemas Surabaya Gelar Pelatihan Penyusunan Laporan Keberlanjutan

Ikhsan berharap peringatan Hari Otoda ini dapat menjadi refleksi bagi semua pihak, khususnya Pemkot Surabaya, dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan.

“Selamat Hari Otonomi Daerah yang ke-29. Semoga Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bisa terus selaras dalam kolaborasi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE